unique visitors counter
⌂ Beranda News Airlangga Ajak Lestarikan Tradisi Apeman Kiai Ageng Gribig untuk Dongkrak Ekonomi

Airlangga Ajak Lestarikan Tradisi Apeman Kiai Ageng Gribig untuk Dongkrak Ekonomi

Airlangga Ajak Lestarikan Tradisi Apeman Kiai Ageng Gribig untuk Dongkrak Ekonomi
Ilustrasi: Airlangga Ajak Lestarikan Tradisi Apeman Kiai Ageng Gribig untuk Dongkrak Ekonomi
A A Ukuran Teks16px

Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaa Qawiyyu Kiai Ageng Gribig kembali digelar di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Jumat, 31 Juli 2026.

Acara tahunan ini menarik puluhan ribu pengunjung dan menjadi warisan budaya sekaligus syiar Islam yang dijaga lintas generasi.

>>> Saham BBRI Topang IHSG, Bursa RI Ditutup Menguat 0,8%

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto hadir dalam puncak acara dan mengajak seluruh masyarakat untuk terus melestarikan tradisi yang telah berlangsung ratusan tahun tersebut.

“Atas nama keluarga besar dzurriyah Kiai Ageng Gribig, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, para ulama, tokoh masyarakat, relawan, Pemda Klaten, aparat keamanan, dan seluruh warga yang telah menjaga serta melestarikan tradisi luhur ini dari generasi ke generasi.

Setuju kalau tradisi ini dipertahankan 400 tahun lagi? Kalau setuju, ayo kita pertahankan 400 tahun lagi,” ujar Airlangga.

Menurut Airlangga, Grebeg Ageng Andum Apem bukan sekadar tradisi budaya, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita berharap apa yang diajarkan Kiai Ageng Gribig terus dilanjutkan, terutama untuk mendorong nilai-nilai perekonomian masyarakat dan kebahagiaan masyarakat.

Sekali dalam setahun kita guyub rukun untuk menikmati apem,” katanya.

Penyelenggaraan tahun ini mengusung tema “Ingaluhur Rinasa Trusthaning Gusti” yang bermakna bahwa setinggi apa pun kedudukan dan pencapaian seseorang harus tetap dilandasi tawakal, rendah hati, serta berserah diri kepada Allah SWT.

>>> Enam Tanker Saudi Hindari Laut Merah, Putar Arah Kelilingi Afrika

Nilai tersebut sejalan dengan keteladanan Kiai Ageng Gribig dalam berdakwah dengan kelembutan dan keikhlasan.

Airlangga menyebut jumlah pengunjung terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada pelaksanaan tahun ini diperkirakan sekitar 50 ribu orang memadati kawasan Jatinom untuk mengikuti tradisi pembagian apem yang menjadi ikon Grebeg Ageng.

Selain memiliki nilai religius dan budaya, tradisi tersebut juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Selama rangkaian kegiatan berlangsung, pedagang kaki lima, pelaku UMKM, penjual oleh-oleh hingga pembuat kue apem mengalami lonjakan permintaan.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan kebutuhan apem yang dibagikan pada tahun ini mencapai sekitar 6 hingga 7 ton.

>>> Harta Kekayaan Syerly Lurah Paya Pasir yang Viral Ejek Warga, Ini LHKPN-nya

Tingginya permintaan membuat proses produksinya melibatkan warga Jatinom hingga daerah sekitar.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot