Motorola Edge 70 Max hadir sebagai ponsel paling bertenaga di lini Edge, namun tidak dimaksudkan untuk menggantikan seri Signature yang lebih premium.
Dengan harga mulai Rp 54.999, ponsel ini menyasar pengguna yang mengutamakan performa mentah, daya tahan baterai, dan kualitas layar dibandingkan kemampuan kamera kelas atas.
Di segmen yang sama, ia bersaing dengan iQOO 15R dan OnePlus 15R, sementara Motorola Signature yang dibanderol mulai Rp 64.999 menawarkan pengalaman kamera lebih premium dan dukungan software lebih lama meski memakai chipset yang sama.
Desain Premium dan Layar Memukau
Motorola Edge 70 Max tampil mewah dengan bodi kaca matte dan bingkai aluminium. Varian Aqua Grey yang diuji memberikan kesan elegan dan premium.
Perlindungan Gorilla Glass 7i di kedua sisi, sertifikasi MIL-STD-810H, serta rating IP68/IP69 menambah ketahanan terhadap debu dan air.
Sayangnya, tidak ada pelindung case di dalam kotak penjualan.
Selama masa review, satu kali terjatuh menyebabkan sedikit perubahan warna pada bingkai, sehingga disarankan membeli case sejak awal.
Bobotnya lebih dari 220 gram, terasa berat bagi pengguna yang terbiasa dengan ponsel ringan. Ukurannya yang besar juga kurang nyaman di tangan yang kecil.
Layar 6,8 inci Quad HD+ AMOLED menjadi salah satu keunggulan utama.
Ketajaman, kecerahan, dan reproduksi warna sangat baik, dengan bezel tipis dan dukungan HDR yang memanjakan saat menonton video.
Speaker stereo melengkapi pengalaman multimedia, menjadikannya teman yang pas untuk streaming film dan acara TV.
Performa Gahar dan Software Bersih
Ditenagai Snapdragon 8 Gen 5 dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1, performa Edge 70 Max sangat responsif.
Aplikasi terbuka cepat, multitasking lancar, tanpa lag berarti.
Meski tidak diuji untuk gaming berat, penggunaan sehari-hari seperti fotografi, media sosial, dan streaming berjalan mulus tanpa masalah panas berlebih.
Software-nya memakai Android 16 dengan Hello UX yang dekat dengan stok Android, menawarkan kustomisasi menarik dan animasi halus tanpa bloatware.
Namun, selama periode review tidak ada pembaruan software yang masuk.
Motorola menjanjikan tiga kali upgrade Android dan lima tahun patch keamanan, tetapi kompetitor seperti OnePlus 15R dan Signature menawarkan dukungan lebih lama.
Platform AI baru Qira hadir bersama Edge 70 Max, tetapi unit review 8GB+256GB tidak mendukung fitur tersebut.
Pembeli varian dasar perlu menyadari keterbatasan ini.
Kamera Cukup Baik, Bukan Andalan
Edge 70 Max tidak dirancang sebagai ponsel kamera. Kamera gandanya menghasilkan foto dengan warna menyenangkan dan detail baik dalam kondisi cahaya cukup.
Untuk pengguna kasual, unggahan media sosial, dan foto perjalanan, hasilnya memuaskan. Performa low-light cukup baik, meski tidak sehebat flagship khusus kamera.
Jika fotografi adalah prioritas utama, Motorola Signature adalah pilihan lebih tepat. Namun, jika fokus pada performa, Edge 70 Max menawarkan keseimbangan yang masuk akal.
Baterai Raksasa dan Pengisian Cepat
Baterai 7.100 mAh menjadi sorotan lain.
Dengan pemakaian normal, daya tahan mencapai lebih dari satu hari, bahkan masih tersisa 40-50 persen di penghujung hari.
Pengisian cepat 90W yang disertakan mampu mengisi penuh dengan cepat, dan suhu tetap terkendali. Ponsel ini juga mendukung pengisian nirkabel magnetis Qi2, sebuah fitur langka di kelasnya.
