POCO juga menjanjikan empat pembaruan Android, memberikan nilai software jangka panjang yang lebih baik.
Vivo menyediakan penyimpanan hingga 256GB, tetapi daya pemrosesan dan dukungan software tetap lebih kuat pada POCO.
Baterai dan Pengisian Daya
Kedua ponsel memiliki daya tahan baterai luar biasa. Vivo Y500 memiliki baterai 8.100mAh, sedikit lebih besar dari 8.000mAh milik POCO.
Kecepatan pengisian hampir sama, tetapi POCO menambahkan PD3.0 dan pengisian balik 22.5W.
Vivo menawarkan bypass charging untuk mengurangi panas saat bermain game. POCO memberikan paket pengisian yang lebih serbaguna, meskipun keduanya mampu bertahan hingga beberapa hari.
Kamera
Kedua ponsel memiliki kamera utama 50MP dengan HDR dan perekaman video 1080p. Vivo menambahkan kamera tambahan di belakang, sementara POCO hanya mengandalkan satu kamera.
Kamera depan Vivo 32MP jauh lebih unggul daripada 8MP milik POCO, menghasilkan selfie yang lebih tajam dan fleksibilitas potong yang lebih baik.
Vivo jelas menjadi pilihan untuk penggemar selfie.
Secara keseluruhan, Vivo Y500 adalah ponsel kamera yang lebih kuat berkat kamera selfie superior dan sensor belakang tambahan.
Kesimpulan
POCO M8 Power menang dalam performa, dukungan software, dan fitur pengisian daya. Vivo Y500 unggul dalam layar, ketahanan, dan kamera.
>>> QCY T13 Pro Resmi Meluncur: TWS Rp 200 Ribuan dengan ANC 50dB dan Baterai 49 Jam
Jika Anda mengutamakan performa dan umur panjang, POCO adalah pilihan tepat. Jika layar dan kamera lebih penting, Vivo layak dipertimbangkan.

