Menjelang peluncuran di India, iQOO Z11 memberi kesan pertama yang kuat berkat layar melengkung besar, baterai jumbo, dan fokus baru pada fitur AI.
iQOO menempatkan Z11 di segmen harga di bawah Rs 40.000 dan akan diluncurkan di India pada 20 Agustus.
Perusahaan mengklaim Z11 dirancang untuk pelajar, dengan fitur AI yang membantu belajar, mencatat, merangkum, menulis tugas, dan menangani pekerjaan akademis sehari-hari.
AI Creation: Lebih dari Sekadar Merangkum Teks
Salah satu fitur yang diuji adalah AI Creation, asisten menulis dan pemrosesan teks.
Fitur ini dapat diakses dari halaman edit di Notes dan DocMaster, menawarkan berbagai alat seperti Ringkasan, Perbaiki, Perpendek, Perluas, Lanjutkan Menulis, Perbaiki Tata Bahasa, Tata Letak Cerdas, Ekstrak Tugas, dan Terjemahan.
Ada juga template khusus untuk Artikel, Brainstorming, dan Ringkasan Kerja.
AI Creation juga tersedia melalui clipboard sistem di aplikasi pihak ketiga yang didukung.
Pengguna dapat menekan lama di kolom teks, membuka Clipboard, dan mengakses alat AI untuk pembuatan atau penyempurnaan konten.
AI Captions: Terjemahan Real-Time untuk Bahasa India
Fitur AI Captions didukung oleh Google Gemini dan Microsoft Azure, menyediakan transkripsi dan terjemahan real-time.
Yang menarik, AI Captions dapat menerjemahkan bahasa India seperti Hindi dan Urdu secara real-time.
iQOO berencana menambahkan dukungan untuk lebih banyak bahasa India di masa depan.
Selain itu, AI Captions mendukung bahasa lain seperti Mandarin, Ceko, Jerman, Hungaria, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, Melayu, Polandia, Spanyol, Thai, Turki, dan Rusia.
Fitur ini juga dapat mendeteksi bahasa sumber secara otomatis.
Saat terjemahan berlangsung, pengguna dapat mengetuk AI Summary untuk menghasilkan ringkasan, yang saat ini hanya tersedia dalam bahasa Inggris.
Jika ingin ringkasan dalam bahasa lain, pengguna dapat menggunakan opsi Terjemahan di AI Creation.
Performa dan Baterai
iQOO Z11 adalah ponsel pertama di India dengan MediaTek Dimensity 7500 Turbo, yang ditenagai NPU generasi ke-8 MediaTek dengan unit pemrosesan AI independen.
iQOO mengklaim chipset ini memberikan performa AI hingga 2x lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.
Sorotan hardware lainnya adalah baterai 7.050 mAh, salah satu yang terbesar di segmennya.
Pengujian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengevaluasi daya tahan baterai, performa berkelanjutan, dan kamera.
Layar AMOLED Melengkung yang Cerah
iQOO Z11 memiliki layar AMOLED melengkung 3D 6,83 inci dengan refresh rate 144Hz.
Perusahaan mengklaim layar ini paling terang di segmennya, dengan kecerahan HBM 2.000 nits dan puncak lokal 3.000 nits.
Dalam penggunaan awal di luar ruangan, layar cukup terang dan teks tetap jelas di bawah sinar matahari.
Refresh rate 144Hz langsung terasa saat menggulir antarmuka, dan tepi melengkung memberi kesan premium.
Panel besar ini juga cocok untuk menonton video dan menjelajah konten.
Desain dan Kamera
Varian Aurora Green yang diuji memiliki efek perubahan warna halus, dengan lapisan belakang terinspirasi kristal cair.
Saat digerakkan di bawah cahaya, muncul kilau biru pucat di permukaan.
Tersedia juga warna Celestial Blue yang mudah meninggalkan bekas sidik jari.
Modul kamera horizontal menampung kamera utama 50 megapiksel dan lensa ultra-wide-angle.
iQOO Z11 akan diluncurkan di India pada 20 Agustus dengan harga di bawah Rs 40.000.
Ini baru pengalaman hands-on awal; ulasan lengkap akan menyusul setelah pengujian lebih ekstensif.