Tren mengenakan gaun renda dan setelan kotak-kotak ala awal 1900-an menurun drastis pasca-pandemi.
Ini menjadi pelajaran penting: AI sering kali salah mengira popularitas media sosial masa lalu sebagai realitas saat ini.
Museum Appenzeller Noble Memorial: Akurat dan Bermakna
Lanjut ke Jeongdong-gil, AI merekomendasikan Appenzeller Noble Memorial Museum.
Museum ini berada di bekas East Hall Paichai Hakdang, sekolah swasta modern pertama di Korea yang didirikan pada 1885 oleh misionaris Amerika Henry Gerhart Appenzeller.
Sekolah ini menjadi pusat pencerahan publik, menerbitkan surat kabar swasta pertama Korea, Dongnip Shinmun, dan melahirkan tokoh-tokoh penting seperti presiden pertama Syngman Rhee dan aktivis kemerdekaan Seo Jae-pil.
Di dalam museum, pengunjung dapat melihat ruang kelas abad ke-19 yang direkonstruksi, buku harian Appenzeller, dan salah satu piano besar pertama yang dibawa ke Korea.
Tempat ini menjadi pengingat akan peran pentingnya dalam pendidikan modern dan kebebasan berekspresi.
>>> Seniman Brasil Temukan Inspirasi Baru di Seoul Jelang Biennale Gwangju
Kopi di Coffee Hanyakbang: Sejarah yang Dikemas Ulang
AI merekomendasikan Coffee Hanyakbang di Euljiro, sebuah kafe tersembunyi di gang sempit.
Gemini menyebut kafe ini berada di situs Hyeminseo, institusi medis era Joseon tempat tabib legendaris Heo Jun merawat rakyat biasa.
Meskipun kafe ini memang menempati lokasi bersejarah, Hyeminseo dihapuskan pada 1882.
Ruang kafe sendiri tidak mempertahankan sejarah akhir abad ke-19, melainkan menafsirkan ulang arsitektur gang pertengahan hingga akhir abad ke-20 dengan gaya 'new retro'.
Meski demikian, Coffee Hanyakbang tetap menjadi kafe yang menarik dengan interior unik dan kopi filter yang nikmat.
Pengunjung seperti Shary Werb, pustakawan asal AS, mengaku mengetahui kafe ini dari Atlas Obscura dan sangat menikmati suasana serta sejarah medisnya.
