“Rumah saya kini hanya puing,” kata Rasyid Jafar, pedagang pakaian di Desa Reo, daerah terdampak terparah di Kabupaten Manggarai.
“Kami butuh makanan, obat-obatan, dan air bersih segera.”
Lebih dari 3.500 personel militer dan polisi telah dikerahkan ke zona bencana.
Sebanyak 275 ton bantuan telah dikirim, meski tantangan logistik memperlambat distribusi ke beberapa komunitas yang sulit dijangkau.
Meski bantuan mulai berdatangan, para penyintas mengatakan mereka masih membutuhkan peralatan untuk memasak makanan. “Kami tidak punya apa-apa lagi...
Mengapa tidak ada dapur umum?” ujar Mariana Tewu, warga Reo lainnya.
Indonesia, negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, rawan gempa dan letusan gunung berapi karena terletak di Cincin Api Pasifik, busur berbentuk tapal kuda dari patahan seismik dan gunung berapi.
Pada 2018, gempa magnitudo 7,5 memicu tsunami di Pulau Sulawesi yang menewaskan lebih dari 4.400 orang.
>>> Xi Pimpin Peringatan 100 Tahun Jiang Zemin, Serukan Penerusan Warisan
Pada 2004, gempa magnitudo 9,1 di lepas pantai Sumatra memicu tsunami yang menewaskan sekitar 230.000 orang di belasan negara, hampir 170.000 di antaranya di Provinsi Aceh.
