Nasib drama Korea terbaru SBS, The Long Shot Trial, kini berada di ujung tanduk. Hal tersebut dipicu oleh kontroversi yang melanda salah satu bintangnya, Ha Young.
Ha Young diterpa gelombang protes akibat rekam jejak keluarganya yang dinilai pro-Jepang.
Kemarahan publik kian memuncak karena jadwal tayang perdana drama yang juga dibintangi Lee Je-hoon itu bertepatan dengan 26 Februari 2027.
Tanggal tersebut hanya tiga hari sebelum Korea Selatan memperingati Hari Gerakan Kemerdekaan 1 Maret.
Korea Times pada Senin (17/8) memberitakan penonton menilai pemilihan waktu tayang itu sangat tidak sensitif.
Apalagi, serial ini merupakan adaptasi dari drama Jepang Legal V: Ex-lawyer Shoko Takanashi.
Publik meluapkan kekecewaan karena Ha Young memerankan pengacara muda berjiwa keadilan tinggi di tengah sorotan tajam atas sejarah keluarganya.
Karakter Ha Young digambarkan sebagai sosok berprinsip kuat yang nekat membela keadilan meski belum berpengalaman di ruang sidang.
"Sungguh ironis, keluarga berdarah pro-Jepang berlagak setelah mencuri warisan Kim Ik-nam, yang mana sang kakek bekerja sebagai dokter saat eksperimen manusia di Sorokdo, dan kini anak mereka memainkan peran pengacara jujur tiga hari sebelum Hari Gerakan Kemerdekaan?
Sungguh lelucon," tulis salah satu warganet di media sosial.
Sorotan publik berfokus pada sang kakek buyut, Ahn Sang-ho, yang terbukti berkolaborasi dengan otoritas kolonial Jepang.
Selain itu, sang kakek juga menjadi dokter di Pulau Sorokdo, lokasi yang dikenal atas kelamnya sejarah isolasi paksa dan eksperimen medis terhadap penderita kusta.
Amarah publik makin tersulut usai terkuaknya klaim palsu dalam artikel opini tulisan ayah Ha Young pada 2002 silam.
Artikel itu menyebut Ahn sebagai pionir pendidikan medis modern.
Catatan sejarah resmi justru membuktikan klaim tersebut merupakan pencapaian milik Dr. Kim Ik-nam. Sementara Ahn tercatat menolak perintah kembali ke tanah air dan memilih membelot ke pihak kolonial.
Di tengah desakan agar Ha Young mundur dari jajaran pemain, tim produksi hingga kini dikabarkan masih mengambil sikap berhati-hati.
Sumber internal industri menyebut pihak rumah produksi sejauh ini hanya terus memantau situasi tanpa berani mengambil keputusan tegas.
Proses pengambilan gambar drama tersebut sudah rampung hingga 90 persen.
Hingga saat ini, pihak stasiun TV SBS belum merilis pernyataan resmi terkait keberlanjutan produksi maupun kemungkinan pergeseran jadwal tayang The Long Shot Trial.
Ketidakpastian ini memicu spekulasi luas di kalangan pecinta drama Korea.
Mereka bertanya-tanya apakah serial tersebut bakal tetap mengudara sesuai rencana atau terpaksa ditunda akibat tekanan publik yang kian menguat.
