Roborock S9 MaxV Ultra menawarkan daya hisap hingga 22.000Pa, lebih dari dua kali lipat dari S8 MaxV Ultra.
Sistem mopping VibraRise 4.0 bergetar 4.000 kali per menit dan menggunakan air panas 80°C untuk mencuci kain pel.
Robot ini dapat mengangkat sikatnya setinggi 18mm saat mendeteksi karpet dan mampu melewati ambang batas hingga 4cm.
Dock-nya juga memiliki tinggi 7,98cm, yang diklaim sebagai yang terpendek di kelasnya.
Jika Anda mengutamakan daya hisap dan pengangkatan kotoran dari lantai, S9 MaxV Ultra unggul.
>>> AOC Rilis Monitor Ultrawide 49 Inci QD-OLED 240Hz dengan USB-C 90W
Namun, jika kebersihan kain pel dan stasiun menjadi perhatian utama, sistem uap 100°C dari RONi menawarkan alternatif menarik.
Navigasi dan Deteksi Objek
Kedua robot menggunakan AI untuk bernavigasi dan menghindari objek.
LG RONi memakai delapan sensor dan dapat mengenali lebih dari 120 jenis objek, termasuk kabel, pot bunga, dan kotoran hewan peliharaan.
Jika ada yang menghalangi, robot akan memberi tahu melalui aplikasi LG ThinQ. RONi juga bisa menyesuaikan pengaturan pembersihan berdasarkan ruangan, misalnya membersihkan lebih kuat di dapur.
Roborock S9 MaxV Ultra menggunakan Reactive AI 3.0 yang dapat mengidentifikasi 108 jenis objek. Ia juga memakai LiDAR untuk memetakan rumah dan merencanakan rute pembersihan.
Roborock unggul dalam pemantauan jarak jauh.
Fitur seperti Pet Snap dan Video Cruise memungkinkan pemilik memantau hewan peliharaan dari jauh, sementara RONi tidak menawarkan fitur serupa.
Harga dan Ketersediaan
LG RONi diluncurkan di Korea Selatan dengan harga 2,19 juta won, sekitar $1.420. Baik versi Hidden Station maupun Objet Station memiliki harga awal yang sama.
LG belum mengonfirmasi rencana membawa RONi ke pasar lain.
