- Mengubah suara menjadi teks dengan akurasi tinggi dan format otomatis.
- Mencari foto spesifik berdasarkan konteks (misal: "Cari foto kuitansi makan siang hari Selasa lalu").
- Merencanakan itinerary perjalanan liburan lengkap dengan reservasi.
- Mengontrol ekosistem Smart Home dan bahkan kendaraan Xiaomi yang kompatibel.
Namun, perlu dicatat bahwa kecanggihan AI ini sangat bergantung pada hardware perangkat dan region. Fitur penuh mungkin belum tersedia secara global saat peluncuran perdana.
HyperCore: Jeroan yang Makin Cerdas
Di balik tampilan cantik, HyperOS 4 menyembunyikan mesin yang disebut HyperCore. Ini adalah sistem manajemen sumber daya yang mengatur beban prosesor (CPU/GPU) dan RAM secara real-time.
Hasilnya? Aplikasi berat akan terbuka lebih instan, multitasking antar aplikasi tidak akan mudah reload, dan yang paling penting: efisiensi baterai. Sistem diklaim mampu mendeteksi kapan pengguna sedang idle atau hanya menggunakan aplikasi ringan, lalu secara otomatis menekan konsumsi daya agar baterai lebih awet hingga 20 persen dibanding versi sebelumnya.
Jadwal Rilis Beta: Siapa yang Dapat Duluan?
Xiaomi menerapkan strategi roll-out bertahap yang ketat. Berikut adalah peta jalan (roadmap) distribusi versi Beta untuk pasar China. Pengguna global/Indonesia biasanya akan mengikuti pola ini dengan jeda waktu beberapa minggu hingga bulan.
Gelombang 1 (Mulai 14 Agustus 2026)
Fokus pada flagship terbaru dan perangkat high-end:
- Xiaomi Series: Xiaomi 17, 17 Pro, 17 Pro Max, 17 Ultra.
- Redmi Series: Redmi K90, K90 Pro Max.
- Tablet: Xiaomi Pad 8 & Pad 8 Pro.
Gelombang 2 (Mulai 27 Agustus 2026)
Memasuki seri T dan flagship tahun sebelumnya:
- Xiaomi Series: Xiaomi 17 Max, 17T, 17T Pro, serta seluruh seri Xiaomi 15.
- Redmi Series: Redmi K90 Max, Redmi K Pad 2.
