unique visitors counter
⌂ Beranda News Jejak Sejarah RM Margono, Kakek Prabowo yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional oleh Pemprov Jateng
News

Jejak Sejarah RM Margono, Kakek Prabowo yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional oleh Pemprov Jateng

Jejak Sejarah RM Margono, Kakek Prabowo yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional oleh Pemprov Jateng
Prabowo: Digitalisasi Bansos Tekan Biaya dan Percepat Verifikasi
A A Ukuran Teks16px

Proses Birokrasi dan Harapan di Hari Pahlawan 2026

Imam memastikan bahwa seluruh tahapan administratif di tingkat daerah telah rampung. Berkas usulan telah mendapatkan rekomendasi dari Gubernur Jateng, Komjen Pol. (Purn.) Ahmad Luthfi, dan kini tengah berada di meja Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
 
"Ini prosesnya sudah klir semua, sudah di kementerian. Sudah kami kirimkan pada April 2026 lalu setelah dapat rekomendasi Gubernur. Sekarang kewenangan dan keputusan penetapan berada di tangan pemerintah pusat," jelas Imam.
 
Jika Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) menyetujui usulan tersebut, maka RM Margono dan KH Sholeh Darat berpeluang besar untuk resmi disematkan gelar Pahlawan Nasional pada puncak peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2026 mendatang.
 

Lima Tokoh Legendaris Jateng Lainnya yang Kembali Diusulkan

Selain dua tokoh utama tersebut, Pemprov Jateng juga gigih memperjuangkan lima sosok legendaris lainnya yang sebelumnya telah diusulkan namun belum mendapatkan gelar. Aspirasi masyarakat yang kuat menjadi bahan bakar utama bagi pemerintah daerah untuk terus mengirimkan berkas ini ke pusat.
 
Berikut adalah lima tokoh asal Jawa Tengah yang kembali diusulkan:
 

  1. dr. Kariadi (Kota Semarang): Dokter dan ahli biologi kelautan yang gugur saat memeriksa persediaan air bersih di Rumah Bahasa menjelang Pertempuran Lima Hari di Semarang. Pengorbanannya menjadi simbol perlawanan terhadap penjajah.
  2. Bambang Sugeng (Kabupaten Temanggung): Tokoh militer yang memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara di masa awal kemerdekaan.
  3. Bambang Soeprapto Dipokoesoemo (Kabupaten Banyumas): Tokoh pejuang yang dedikasinya bagi daerah dan bangsa tak pernah surut oleh waktu.
  4. Basoeki Probowinoto (Kota Salatiga): Sosok yang dikenal dengan kontribusi sosial dan politiknya dalam membangun fondasi masyarakat di era pergerakan.
  5. Roebiono Kertopati (Kabupaten Purworejo): Tokoh yang memiliki karya dan pengabdian luar biasa bagi kemajuan daerah dan negara.

"Seperti dr. Kariadi, karyanya dan pengorbanannya luar biasa, sampai sekarang belum dapat gelar. Maka kami usulkan kembali agar segera diakui oleh negara," pungkas Imam.
 
Kini, publik dan masyarakat Jawa Tengah menanti kabar baik dari Istana Negara. Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional bagi RM Margono, KH Sholeh Darat, dan lima tokoh lainnya tidak hanya akan menjadi kebanggaan bagi keluarga dan daerah, tetapi juga menjadi pengingat bagi generasi muda akan pentingnya dedikasi tanpa batas bagi Ibu Pertiwi.
 

📰 Update Terbaru
stikibot