unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Ruben Onsu Minta Maaf dan Siap Bertanggung Jawab atas Kasus Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar
Hiburan

Ruben Onsu Minta Maaf dan Siap Bertanggung Jawab atas Kasus Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar

Ruben Onsu buka suara soal kasus dugaan penipuan
Alasan Ruben Gugat Hak Asuh: Akta 39 hingga Keamanan Anak
A A Ukuran Teks16px

Jakarta, CNN Indonesia -- Ruben Onsu akhirnya angkat bicara terkait kasus dugaan penipuan yang menyeret namanya. Ia menyampaikan pernyataan tertulis melalui media sosial pada Sabtu (22/8).

Dalam pernyataannya, Ruben meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ia juga menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.

Ruben mengaku telah berupaya menempuh jalur mediasi yang dijembatani rekannya. Namun, upaya tersebut belum menemukan titik temu.

"Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar belakangan ini, saya memohon maaf atas situasi yang ada.

Selama proses ini berjalan, saya juga sudah berupaya melakukan tabayun melalui teman kami, namun memang belum menemukan titik temu," ujar Ruben.

Ruben juga mengungkapkan kendala dalam mengumpulkan berkas dan bukti untuk klarifikasi. Beberapa mantan karyawannya yang terlibat sudah tidak bekerja dan sulit dihubungi.

Meski akses terbatas, Ruben menegaskan tetap berjuang mengumpulkan bukti. Ia ingin menunjukkan kesesuaian data terkait apa yang sebenarnya terjadi.

"Ini bukan bermaksud untuk membenarkan diri," tegasnya.

"Selama proses ini berjalan, saya juga sedang menyelesaikan permasalahan lain dengan kembali mencari data dan bukti-bukti untuk meluruskan pemberitaan yang menurut saya sudah jauh dari apa yang sebenarnya terjadi."

Di akhir pernyataan, Ruben menyebut peristiwa ini sebagai pembelajaran berharga. Ia berjanji tetap bertanggung jawab penuh dan mengupayakan penyelesaian terbaik.

"Semoga pemberitaan yang ada tidak dimanfaatkan untuk menutupi atau mengalihkan perhatian dari isu-isu nasional yang lebih membutuhkan kepedulian kita bersama," tulisnya.

"Terima kasih kepada semua pihak yang terus memberikan semangat dan dukungan."

Pernyataan ini muncul beberapa hari setelah Polres Jaksel menetapkan Ruben sebagai tersangka dugaan penipuan dan penggelapan dana senilai Rp3,5 miliar.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, pada Jumat (21/8) mengatakan bahwa menurut versi Ruben, masalah ini berawal dari pinjaman, bukan investasi.

Belakangan muncul gagasan mengubah hubungan itu menjadi kerja sama.

Minola menjelaskan kerja sama tersebut tidak dilanjutkan atas keinginan pihak pemberi pinjaman. Yang tersisa adalah kewajiban Ruben untuk membayar pinjaman.

Minola mengaku tidak memahami detail bagaimana kewajiban itu berubah menjadi persoalan hukum. Ruben sendiri tidak ingin memperdebatkan benar atau salahnya perkara dan memilih menyelesaikannya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru