Dolly Parton, ikon musik country yang terkenal dengan suara khas dan lagu-lagu abadi, meninggal dunia di usia 80 tahun.
Kabar duka ini disampaikan dari Nashville, Tennessee, tempat Parton menghabiskan sebagian besar hidupnya.
Parton dikenal sebagai salah satu tokoh paling dicintai di industri musik, dengan karier yang membentang lebih dari enam dekade.
Ia menulis ratusan lagu, termasuk hits seperti "Jolene," "Coat of Many Colors," dan "I Will Always Love You."
Lagu-lagunya telah terjual lebih dari 100 juta kopi di seluruh dunia dan diputar lebih dari 1 miliar kali secara daring.
Perjalanan Karier dari Pegunungan Tennessee
Parton lahir di sebuah kabin kayu di Pegunungan Tennessee sebagai anak keempat dari 12 bersaudara.
Ia mulai tampil di gereja sejak kecil, dan pada usia 10 tahun sudah belajar gitar serta tampil di acara TV lokal.
Pada usia 13 tahun, ia tampil di Grand Ole Opry di Nashville, diperkenalkan oleh Johnny Cash.
Setelah lulus SMA pada 1964, ia pindah ke Nashville dengan membawa koper berisi lagu-lagu ciptaannya.
Di sana, ia bertemu dengan produser Fred Foster yang membantunya mendapatkan kontrak rekaman.
Kolaborasi dengan Porter Wagoner dan Kesuksesan Solo
Kemitraan Parton dengan Porter Wagoner menjadi kunci kesuksesannya di tahun 1960-an.
Mereka merilis duet pertama pada 1967, dan Wagoner membantunya mendapatkan kontrak dengan RCA.
Single solo pertamanya yang mencapai nomor satu adalah "Joshua," disusul "Coat of Many Colors" yang masuk Top 5.
Pada 1973, "Jolene" menjadi hit besar yang melambungkan namanya ke kancah pop.
Lagu itu kemudian menjadi salah satu lagu yang paling banyak di-cover, termasuk oleh Miley Cyrus dan The White Stripes.
Setelah meninggalkan acara Wagoner pada 1974, Parton merilis "I Will Always Love You" sebagai perpisahan.
Ia menolak tawaran Elvis Presley untuk merekam lagu itu karena tidak mau melepas hak cipta.
Versi Whitney Houston dari lagu tersebut kemudian menjadi sangat sukses pada 1992.
Parton juga sukses dengan lagu "Here You Come Again" yang membawanya meraih Grammy pertamanya pada 1979.
Ia terus menghasilkan hits seperti "9 to 5" dan duet dengan Kenny Rogers, "Islands in the Stream."
Pada 1987, ia berkolaborasi dengan Linda Ronstadt dan Emmylou Harris dalam album "Trio" yang laris.
Selain musik, Parton juga sukses di dunia akting, membintangi film seperti "9 to 5" dan "Steel Magnolias."
Ia juga menulis buku, termasuk novel "Run, Rose, Run" yang ditulis bersama James Patterson.
Parton dikenal dengan gaya glamornya yang khas, termasuk rambut pirang besar dan gaun ketat berkilau.
Ia sering bercanda tentang penampilannya, tetapi di balik itu ia adalah pebisnis yang cerdas.
Ia mendirikan taman hiburan Dollywood di Tennessee yang menjadi penggerak ekonomi daerah.
Ia juga mendirikan Imagination Library, program yang mengirim buku gratis untuk anak-anak.
Parton menikah dengan Carl Dean pada pertengahan 1960-an, dan mereka bersama hingga Dean meninggal pada 2025.
Ia dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan dermawan, terutama setelah bencana kebakaran hutan di Smokies pada 2016.
Parton menerima banyak penghargaan, termasuk 10 Grammy dan masuk ke Country Music Hall of Fame.
Ia juga menerima Jean Hersholt Humanitarian Award dari Academy of Motion Picture Arts and Sciences pada 2025.
Meskipun sangat terkenal, Parton menjaga privasi dan jarang berbicara tentang politik.
Ia pernah berkata, "Saya tidak berpolitik, saya punya terlalu banyak penggemar di kedua sisi."
Parton meninggalkan warisan musik yang luar biasa dan inspirasi bagi banyak orang.