unique visitors counter
⌂ Beranda News Review Lengkap realme P4s 5G: Smartphone Baterai 8.000 mAh yang Siap Mengguncang Pasar Indonesia di 2026
News

Review Lengkap realme P4s 5G: Smartphone Baterai 8.000 mAh yang Siap Mengguncang Pasar Indonesia di 2026

Review Lengkap realme P4s 5G: Smartphone Baterai 8.000 mAh yang Siap Mengguncang Pasar Indonesia di 2026
Realme C100i 4G Resmi Meluncur di India dengan Baterai 6.500 mAh
A A Ukuran Teks16px

Sektor Kamera: OIS sebagai Penyelamat, Namun Bukan Tanpa Catatan

Di sektor fotografi, realme P4s 5G mengambil pendekatan yang bisa dibilang "bermain aman namun efektif." Alih-alih mengejar angka megapiksel yang bombastis seperti beberapa kompetitor yang sudah menawarkan kamera 200 MP, realme memilih konfigurasi yang lebih pragmatis:
 

  • Kamera Utama 50 MP dengan sensor berukuran cukup besar dan dilengkapi OIS (Optical Image Stabilization).
  • Kamera Ultrawide 8 MP untuk menangkap pemandangan yang lebih luas.
  • Kamera Depan 16 MP untuk selfie dan video call.

 

Peran Krusial OIS dalam Fotografi Mobile

Kehadiran OIS pada kamera utama adalah nilai plus yang sangat signifikan dan sering kali diremehkan oleh konsumen awam. Secara sederhana, OIS bekerja dengan menggerakkan lensa secara mekanis untuk mengkompensasi guncangan tangan saat memotret atau merekam video. Hasilnya, foto yang dihasilkan — terutama dalam kondisi cahaya rendah — akan jauh lebih tajam, lebih terang, dan minim blur dibandingkan foto dari kamera tanpa OIS.
 
Untuk videografi, OIS bahkan lebih krusial. Anda bisa merekam video sambil berjalan kaki tanpa perlu membawa gimbal tambahan, dan hasilnya tetap terlihat cukup stabil untuk diunggah ke media sosial atau YouTube. Ini adalah fitur yang seharusnya sudah menjadi standar di semua smartphone kelas menengah, namun nyatanya masih banyak pabrikan yang mengabaikannya demi menekan biaya produksi.
 

Kualitas Hasil Foto: Tajam di Siang, Agresif di Pemrosesan

Hasil foto siang hari dari kamera utama 50 MP P4s 5G secara umum terlihat sangat baik. Warna-warna tampil vibrant, dynamic range cukup luas, dan detail pada objek utama terjaga dengan baik. Namun, ada satu catatan yang perlu diperhatikan: pemrosesan gambar (image processing) ala realme cenderung agresif, terutama dalam hal noise reduction dan beautification.
 
Apa dampaknya? Foto akan terlihat sangat "bersih" dan "pop-up" saat dilihat di layar ponsel, namun ketika Anda melakukan crop lebih dari 2x atau memperbesar foto di layar komputer, detail halus seperti tekstur kulit, helai rambut, atau dedaunan di kejauhan mulai terlihat pecah dan seperti lukisan cat air. Ini adalah trade-off yang umum ditemukan pada smartphone kelas menengah, di mana algoritma AI lebih mengutamakan tampilan yang "menyenangkan mata" di layar kecil ketimbang akurasi detail yang sebenarnya.
 
Kamera ultrawide 8 MP berfungsi dengan cukup baik untuk foto landscape atau grup, meskipun detail dan dynamic range-nya jelas tidak bisa menyamai kamera utama. Sementara itu, kamera depan 16 MP masih menunjukkan kecenderungan efek soft-focus yang cukup kuat, yang mungkin disukai oleh sebagian pengguna untuk selfie, namun terasa kurang natural bagi penggemar fotografi street atau portrait yang menginginkan hasil lebih autentik.
 

 

📰 Update Terbaru