Layar ini bisa dipasang atau dilepas kapan saja.
Dengan layar warna terpasang, A10 bisa digunakan seperti ponsel biasa. Pengguna dapat menjelajahi komik berwarna, melihat grafik dan gambar, menonton video pendek, serta menggunakan aplikasi media sosial.
Saat tidak diperlukan, layar bisa dilepas.
A10 Ultra sudah termasuk layar warna magnetik di dalam kotak penjualan. Sementara A10 Pro memiliki kontak magnetik di bodi, tetapi tidak menyertakan layar sekunder.
Pengguna bisa membeli aksesori tersebut secara terpisah.
Chip Snapdragon dengan Dukungan 5G
Seri A10 ditenagai prosesor octa-core Qualcomm QCM6690 yang dibangun dengan proses 4nm. Chip ini mendukung konektivitas 5G dan telah dioptimalkan untuk perangkat e-ink.
Hisense mengatakan ponsel ini dapat secara otomatis menurunkan frekuensi prosesor dan konsumsi daya saat membaca statis. Untuk tugas berat, performa bisa ditingkatkan agar antarmuka tetap responsif.
Kedua ponsel dibekali baterai 4.000mAh dengan dukungan pengisian kabel 18W dan nirkabel 15W. Varian Ultra juga mendukung pengisian nirkabel magnetik.
Seri A10 berjalan dengan Android 16 dan mendukung pembaruan sistem serta patch keamanan jangka panjang.
Berbeda dengan beberapa ponsel e-ink lain yang membatasi aplikasi, A10 memungkinkan pengguna memasang aplikasi Android secara normal.
>>> Lava Bold N4 Lite Resmi Meluncur di India, Harga Rp1,6 Jutaan
Ponsel ini juga dilengkapi kamera utama 48MP dan kamera depan 8MP. Fitur lain termasuk NFC, remote infrared, Wi-Fi 6, perekaman panggilan, dan kloning aplikasi.