Performa dan Emulasi
Di dalam Pocket Advance tertanam prosesor MediaTek Helio G90T, chip octa-core lawas dengan fabrikasi 12nm, dua inti Cortex-A75, enam inti Cortex-A55, dan GPU Mali-G76 MC4.
Unit saya memiliki RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB.
Skor AnTuTu sekitar 475.000, sedangkan Geekbench 7 mencatat 612 single-core, 1.917 multi-core, dan 1.741 untuk GPU.
Dalam penggunaan sehari-hari, perangkat ini mampu menjalankan emulasi game retro hingga konsol generasi kelima dengan lancar. Game GBA, SNES, dan PS1 berjalan mulus tanpa masalah berarti.
Namun, untuk emulasi yang lebih berat seperti Nintendo 64 atau Dreamcast, beberapa game mungkin mengalami penurunan frame rate.
Tetap saja, untuk harga $89, performanya sangat mengesankan.
Baterai bertahan sekitar 5-6 jam untuk sesi bermain normal, tergantung pada kecerahan layar dan game yang dimainkan. Pengisian daya melalui USB-C cukup cepat.
Secara keseluruhan, Ayaneo Konkr Pocket Advance menawarkan nilai yang sulit ditandingi di kelasnya.
Dengan harga terjangkau, Anda mendapatkan perangkat kokoh, layar tajam, dan performa emulasi yang memadai untuk gamer kasual.
>>> Karnaval Gadget Jogja: ADVAN Kenalkan V11 dan AIGEN Ultra T
Meskipun ada beberapa kekurangan kecil seperti bobot yang berat dan posisi volume yang kurang ideal, ini adalah pilihan tepat bagi mereka yang ingin bernostalgia dengan game retro tanpa merogoh kocek dalam.