The Apartment Job menjadi drama Korea yang berhasil mengemas borok skandal properti dan kongkalikong pejabat menjadi tontonan menarik dan ringan.
Penulis naskah Kim Yoon-young cerdik mengawinkan komedi, kriminal, misteri, dan thriller di hampir setiap episode tanpa kehilangan kepribadian cerita.
>>> Mediasi Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Gagal, Ini Pemicunya
Celah korupsi yang jarang dipahami masyarakat awam, seperti penggelapan dana komunitas penghuni apartemen, disajikan cemerlang lewat fiksi yang terasa dekat dan konyol.
Isu penyelewengan anggaran, konstruksi asal-asalan, permainan kotor pengurus gedung, hingga keterlibatan pejabat tetap terhubung dengan kondisi penonton banyak negara.
Meski isu sosialnya serius, tensi drama ini dijaga agar tak terperosok ke atmosfer kelam.
Situasi dan humor absurd digelontorkan supaya konflik utama lebih mudah dinikmati dan dicerna.
Awal Sesak, Lalu Menyenangkan
Episode pertama yang biasanya jadi hook malah menjadi cobaan tersendiri.
Tumpukan karakter dan keruwetan subplot yang dilempar serentak membuat permulaan terasa sesak.
Untungnya, hal itu hanya berlangsung sesaat.
Begitu menginjak episode kedua, pondasi cerita tertata dan alurnya jadi sangat menyenangkan.
Kompleks apartemen True Value yang jadi pusat konflik pelan-pelan hidup.
Porsi warga apartemen digarap serius, bukan sekadar figuran.
Kepribadian, konflik, interaksi, dan hubungan bertahap mereka memberikan nuansa kehidupan pada apartemen tersebut.
Seiring waktu, kompleks itu hampir menjadi karakter sendiri dalam cerita.
Chemistry Intermittent Family yang diisi Ji Sung, Ha Yoon-kyung, Jung Soon-won, Hwang Hee, Kim Kyu-won, Kim Won-hae, dan Kim Hang-gyeol juga kuat.
Hubungan yang tadinya transaksi manipulatif perlahan melebur jadi ikatan emosional yang tulus.
Dalam 12 episode, perkembangan itu berjalan pas tanpa dipaksakan.
Daya tarik serupa muncul dari karakter pendukung, terutama Moon So-ri sebagai penghuni rewel dan Kim Won-hae sebagai Lizard yang menunjukkan perkembangan karakter paling jelas.
