Promotor konser Kahitna 40 Tahun, Enjoy Live Experience, akhirnya angkat bicara.
Mereka meminta maaf secara terbuka setelah konser yang digelar pada 5 September 2026 di NICE PIK 2 menuai banyak kritik dari penonton.
Permintaan maaf itu disampaikan melalui unggahan di media sosial pada Minggu (6/9) malam. Promotor mengaku mendengar dan membaca berbagai keluhan yang disampaikan penonton pascakonser.
"Kami memahami bahwa pengalaman yang didapatkan sebagian penonton tidak sesuai dengan ekspektasi dan standar yang seharusnya kami berikan," tulis promotor dalam pernyataannya.
Mereka juga menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada seluruh penonton yang merasa kecewa. Promotor berjanji melakukan evaluasi internal secara menyeluruh bersama tim terkait.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Enjoy Live Experience mengundang para penggemar Kahitna yang akrab disapa Soulmate untuk mengisi formulir keluhan.
Masukan tersebut akan dijadikan bahan evaluasi.
Beragam Keluhan Penonton
Kritik yang dilayangkan penonton sangat beragam.
Mulai dari pengaturan antrean masuk yang dianggap tidak jelas dan berdesak-desakan, hingga tata kursi yang tidak sebanding dengan ukuran panggung.
Banyak penonton yang duduk di kategori silver dan gold merasa dirugikan. Mereka mengaku tidak bisa melihat panggung dengan baik karena layar tidak menjangkau area mereka.
Seorang penonton dengan akun @retnoadiyati menceritakan pengalamannya di posisi Silver Kanan. Ia mengaku kaget karena gelang yang diberikan tidak memakai barcode, sehingga rawan disalahgunakan calo.
Ia juga menyoroti perubahan jam masuk venue yang semula dijadwalkan pukul 18.00, lalu mundur ke 18.30, dan baru benar-benar masuk sekitar pukul 18.55.
Menurutnya, antrean masuk tanpa pembatas terlihat acak.
Penonton lain menyebut konser yang berlangsung lebih mirip podcast daripada konser musik. Mereka mengeluhkan terlalu banyak obrolan dan pergantian baju, sehingga porsi bernyanyi jadi berkurang.
Masalah sound system yang sember juga menjadi sorotan. Beberapa penonton di bagian belakang mengaku tidak mendengar suara dengan jelas.
Selain itu, fasilitas toilet yang tidak mencukupi dan pilihan jajanan yang kurang menarik turut memperpanjang daftar kekecewaan.
Kekecewaan Penggemar
Pernyataan maaf promotor rupanya tidak serta-merta meredam kekecewaan penggemar. Banyak yang menilai permintaan maaf itu kurang tulus karena penonton diminta mengisi formulir lagi.
"Buka Threads aja min. Klo capek, minta rangkum deh pake AI.
Soulmate udah nulis buanyak di situ semua. Masa masih minta 'disuapin', kita udah kecewa disuruh effort lagi," tulis seorang netizen.
Penonton lain menyoroti perubahan seat plan yang terjadi H-14 sebelum konser. Menurutnya, hal itu menjadi tanda bahaya karena konsumen membeli tiket berdasarkan denah kursi yang sudah dilihat.
"Diubah sepihak = ingkar janji," tegasnya.
Ada pula yang mempertanyakan pilihan venue yang dianggap kurang representatif. Mereka menyarankan lokasi seperti Istora, JCC, ICE, atau Indonesia Arena sebagai alternatif yang lebih baik.
Seorang penonton bahkan meminta promotor untuk tidak lagi bekerja sama dengan Kahitna di masa mendatang. "Kami sayang KAHITNA, kami ga mau Kahitna kami kurang total krn kalian," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kahitna sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait keluhan penggemar mereka. Konser yang seharusnya menjadi perayaan bersejarah itu justru meninggalkan kesan pahit bagi sebagian penonton.