Mengapa Harganya Selangit? Secara spesifikasi, A57 memang tidak main-main. Layar Super AMOLED Plus 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz memanjakan mata. Fitur flagship seperti sertifikasi IP68 (tahan air dan debu) serta bingkai metal memberikan kesan premium yang kental.
Di sektor fotografi, kombinasi lensa utama 50 MP (OIS), ultrawide 12 MP, makro 5 MP, dan depan 12 MP mampu menghasilkan bidikan cinematic. Perekaman video 4K 30 FPS dan janji update software hingga 6 tahun menjadi nilai jual utama. Namun, apakah konsumen rela membayar Rp10 juta untuk seri A?
Estimasi Harga Samsung Galaxy A57 (September 2026):
- 8 GB/128 GB: Rp7,5 jutaan (Stabil)
- 8 GB/256 GB: Rp8,9 jutaan (Naik dari Rp8,2 jutaan)
- 12 GB/256 GB: Rp9,9 jutaan (Naik dari Rp8,9 jutaan)
2. Samsung Galaxy A37: Elegan dengan Andalan Nightography
Dirilis pada April 2026 lalu, Galaxy A37 awalnya diposisikan sebagai alternatif yang lebih masuk akal secara finansial. Namun, harga varian tertingginya kini menyentuh Rp7,9 jutaan. Ponsel ini menawarkan DNA desain yang nyaris identik dengan A57, namun dengan penyesuaian pada bagian mesin.
Performa dan Kamera: Kompromi yang Masuk Akal? Ditenagai chipset Exynos 1480, A37 sangat mumpuni untuk multitasking dan gaming kompetitif seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile di rata kanan. Layar Super AMOLED 6,7 inci tetap menjadi primadona.
Fitur Nightography pada kamera utama 50 MP + OIS-nya terbukti ampuh menangkap detail di kondisi minim cahaya. Sayangnya, baterai 5.000 mAh dengan screen-on time yang padat mungkin akan membuat Anda lebih sering mencari colokan charger.
Estimasi Harga Samsung Galaxy A37 (September 2026):
- 8 GB/128 GB: Stok terbatas / Kosong di beberapa e-commerce
- 8 GB/256 GB: Rp7,9 jutaan (Naik dari Rp7,2 jutaan)