unique visitors counter
⌂ Beranda News Teks Khutbah Jumat, 18 September 2026 Menjemput Berkah di Tengah Lelah: Mengapa Jujur dan Profesional adalah Kunci Kesuksesan Hakiki?
News

Teks Khutbah Jumat, 18 September 2026 Menjemput Berkah di Tengah Lelah: Mengapa Jujur dan Profesional adalah Kunci Kesuksesan Hakiki?

Teks Khutbah Jumat, 18 September 2026 Menjemput Berkah di Tengah Lelah: Mengapa Jujur dan Profesional adalah Kunci Kesuksesan Hakiki?
Menag: Masjid Istiqlal Jadi Masjid Pertama yang Masuk BEI
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Pernahkah Anda merasakan lelah yang luar biasa setelah seharian bekerja, namun hati terasa gelisah karena target tidak tercapai atau ada rasa takut akan kesalahan? Atau sebaliknya, fisik Anda letih, namun hati terasa tenang dan penuh harapan?

Dalam dunia yang serba cepat dan kompetitif di tahun 2026 ini, definisi sukses sering kali terdistorsi. Banyak orang menghalalkan segala cara demi angka di rekening, lupa bahwa ada "rambu-rambu" langit yang harus dihormati. Namun, dalam sebuah khutbah yang menggugah hati pada edisi 18 September 2026, Ustadz Amrullah mengingatkan kembali sebuah fondasi utama etos kerja Islam: Kombinasi antara Kejujuran dan Profesionalisme.

Ini bukan sekadar nasihat moral, melainkan strategi hidup untuk meraih ketenangan dunia dan kemenangan akhirat.

Bekerja: Bukan Sekadar Mencari Uang, Tapi Jihad

Banyak dari kita yang memandang pekerjaan hanya sebagai rutinitas membosankan untuk membayar tagihan. Padahal, dalam kacamata Islam, bekerja bagi mereka yang mampu adalah kewajiban dan kemuliaan.

"Setiap manusia yang telah dewasa dan mampu, bekerja adalah kewajiban untuk menopang kehidupan. Selama pekerjaan itu halal, itu adalah jalan mulia," tegas Amrullah dalam khutbahnya.

Islam sangat membenci sifat "kaum rebahan" atau berpangku tangan. Memiliki tenaga, akal, dan ijazah namun enggan berkeringat menjemput rezeki adalah sebuah kerugian besar. Lebih dari itu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memberikan penghargaan tertinggi bagi para pekerja keras.

Dalam sebuah hadis riwayat Thabrani, Rasulullah bersabda:

"Barangsiapa yang pada sore hari merasa lelah karena bekerja dengan kedua tangannya, maka pada sore hari itu ia diampuni dosa-dosanya."

Bayangkan, lelah Anda di kantor, di pasar, di ladang, atau di jalanan, bisa menjadi penggugur dosa. Ini mengubah paradigma kita: Lelah karena kerja halal adalah Lillah (karena Allah).

📰 Update Terbaru