Rasulullah memperingatkan keras tentang hilangnya profesionalisme:
"Jika suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah saat kehancurannya." (HR. Bukhari)
Korupsi, kebocoran anggaran, hingga kebangkrutan perusahaan, seringkali bermula dari menempatkan orang yang tidak kompeten di posisi yang salah, atau bekerja tanpa standar keahlian.
Meneladani Sang Usrah Hasanah
Pada akhirnya, standar tertinggi dari bekerja jujur dan profesional adalah sosok Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Beliau sukses sebagai pedagang (pengusaha), sukses sebagai kepala negara (pemimpin), dan sukses sebagai panglima perang.
Kunci kesuksesan beliau adalah integrasi antara Integritas (Kejujuran) dan Kapabilitas (Keahlian).
Mari kita jadikan pekerjaan kita bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan bakti kepada agama dan negara. Jadikan setiap email yang kita kirim, setiap laporan yang kita buat, dan setiap barang yang kita jual sebagai saksi integritas kita di hadapan Allah.
Semoga Allah memberkahi rezeki kita, memudahkan urusan kita, dan memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang yang jujur dan profesional. Aamiin.