Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu, 13 September 2026.
Kapal jenis Roro itu membawa 243 penumpang dan awak kapal.
Sebelum insiden, kapal bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 06.52 waktu setempat.
Perjalanan terganggu ketika kapal dilaporkan mengalami listing di sekitar perairan Masalembo pada Minggu sekitar pukul 02.00 waktu setempat.
Setelah listing, komunikasi dengan kapal dilaporkan terputus.
Koordinasi Darurat dan Evakuasi
KSOP Kelas I Banjarmasin langsung mengoordinasikan penanganan darurat bersama sejumlah unsur terkait setelah menerima laporan.
Posko penanganan darurat didirikan di Terminal Penumpang Bandarmasih Trisakti, Banjarmasin, untuk memantau perkembangan insiden dan memperkuat koordinasi operasi penyelamatan.
Operasi penyelamatan di lokasi melibatkan tim SAR gabungan bersama Basarnas Banjarmasin.
Sejumlah kapal di sekitar lokasi turut membantu proses evakuasi, yakni KM Hai Da, MT Mau Ha, dan TB TCP.
Dari penanganan awal, sebanyak 115 orang telah berhasil dievakuasi.
Sebagian dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara sebagian lainnya mendapatkan perawatan medis.
Meski 115 orang telah dievakuasi, pencarian dan pendataan terhadap seluruh orang yang tercatat dalam manifes masih dilakukan.
Hingga kini, operasi penyelamatan masih berfokus pada lokasi sekitar perairan Masalembo, tempat kapal dilaporkan terakhir kali terdeteksi sebelum komunikasi terputus.
Posko di Terminal Penumpang Bandarmasih Trisakti terus memantau perkembangan insiden sekaligus memperkuat koordinasi antara KSOP Kelas I Banjarmasin, tim SAR gabungan, dan Basarnas Banjarmasin.
Pencarian dan pendataan terhadap seluruh orang yang tercatat dalam manifes kapal masih berlangsung untuk memastikan jumlah penumpang dan awak yang belum ditemukan.
