Tim SAR gabungan memperluas area pencarian pada hari kedua operasi penyelamatan delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten, Rabu, 9 September 2026.
Pencarian hari kedua melibatkan 61 personel gabungan yang terbagi dalam empat Search and Rescue Unit (SRU).
Tim bergerak dari Dermaga Marina, Kecamatan Carita, sejak pukul 07.00 WIB menuju titik-titik strategis, termasuk Pulau Rakata dan Pulau Panjang.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Banten, Rizki, mengatakan perluasan pencarian berdasarkan evaluasi hasil hari pertama.
"Operasi SAR hari kedua dimulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan sejumlah unsur SAR dan dukungan berbagai sarana serta peralatan pencarian," ujarnya.
Selain armada laut, tim membawa rescue car, truk personel, drone thermal, serta peralatan medis dan komunikasi.
Pembagian Wilayah Penyisiran
Pencarian hari kedua mengombinasikan kekuatan dari Basarnas Banten, USS Pandeglang, Basarnas Lampung, TNI, Polri, BPBD, Balawista, hingga nelayan setempat.
Tim membagi wilayah kerja menjadi empat unit utama.
SRU 1 menggunakan KN SAR Tetuka 247 untuk menyisir area seluas 68,3 nautical mile (NM) dengan jarak antarjalur 3 NM.
SRU 2 dengan KAL Anyer menyisir wilayah 69,5 NM dengan spacing 3 NM.
SRU 3 menggunakan RIB 01 Lampung untuk area 67 NM dengan spacing 1 NM.
SRU 4 dengan RIB 02 Banten fokus menyisir kawasan Pulau Rakata dan Pulau Panjang.
Sejumlah kapal dikerahkan, antara lain KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya 7017, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RIB 03 Lampung, dan kapal Polisi Airud Mabes Polri.
Cuaca di perairan Selat Sunda dilaporkan cerah berawan.
Angin bertiup dari selatan ke utara dengan kecepatan sekitar 14 knot, dan tinggi gelombang 0,4 hingga 1 meter.
Delapan Korban yang Masih Dicari
Keluarga dan kerabat korban telah memadati posko pencarian di Dermaga Marina sejak Selasa malam, 8 September 2026.
Berikut identitas delapan korban yang masih dalam pencarian.
Kru kapal dan pemandu: Warta (55) kapten kapal, Surakman (60) anak buah kapal, dan Heriyanto (49) guide.
Jurnalis: M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (jurnalis freelance).