GrapheneOS resmi mengonfirmasi bahwa Motorola Signature 27 akan menjadi ponsel Motorola pertama yang mendukung fork Android berbasis privasi tersebut.
Kabar ini menjawab keraguan yang muncul setelah kemitraan GrapheneOS dan Motorola diumumkan pada Maret lalu.
Akun resmi GrapheneOS di X menyatakan konfirmasi tersebut, meski tim masih membutuhkan waktu sebelum pengumuman resmi lengkap.
Dengan demikian, Signature 27 menjadi perangkat non-Pixel pertama yang mendapat dukungan GrapheneOS.
Saat ini, daftar ponsel yang dapat menjalankan GrapheneOS terbatas pada seri Pixel 6 hingga Pixel 10, termasuk model a.
Syarat Ketat dan Spek Signature 27
GrapheneOS hanya mendukung perangkat yang memenuhi persyaratan keamanan ketat, termasuk fitur perangkat keras vital.
Salah satu syarat utamanya adalah dukungan Memory Tagging Extension (MTE) yang berfungsi mendeteksi bug keamanan memori.
Motorola Signature 27 ditenagai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 yang mendukung MTE.
Ponsel ini belum diumumkan sepenuhnya, namun akan memiliki kamera utama 50MP dengan sensor Sony Lytia 910 berukuran 1/1.28 inci.
Selain itu, terdapat kamera periskop 200MP dan sistem speaker dari Bang & Olufsen.
Motorola menjanjikan pembaruan OS selama 7 tahun untuk perangkat ini.
GrapheneOS sendiri membatasi layanan Google Play dalam sandbox, meski sebagian besar aplikasi tetap berjalan normal.
Ponsel Motorola lain diperkirakan akan menyusul, tetapi belum diketahui pasti model mana yang memenuhi syarat ketat tersebut.
