Pasar logam mulia kembali mengalami penyesuaian pada perdagangan akhir pekan ini. Harga emas batangan Antam 24 karat tercatat mengalami penurunan dan terus melanjutkan tren pelemahannya. Per Jumat, 25 September 2026, harga emas Antam terpantau turun sebesar Rp 15.000 per gram, sehingga berada di level Rp 2.590.000 per gram.
Penurunan ini menjadi perhatian serius bagi para investor retail maupun kolektor logam mulia, mengingat emas telah lama dianggap sebagai aset safe haven atau pelindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Penyesuaian harga ini membuka peluang sekaligus tantangan baru bagi siapa saja yang sedang memantau pergerakan pasar komoditas logam berharga.
Tren Pelemahan dalam Sepekan dan Sebulan Terakhir
Jika ditarik dalam garis waktu yang lebih panjang, volatilitas harga emas Antam cukup terasa. Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak dalam rentang yang relatif ketat, yakni antara Rp 2.590.000 hingga Rp 2.638.000 per gram. Posisi harga hari ini berada tepat di batas bawah rentang mingguan tersebut, menandakan adanya tekanan jual yang cukup dominan dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, jika dilihat dari perspektif bulanan, pergerakan harga emas Antam dalam sebulan terakhir berada dalam rentang yang lebih lebar, yaitu antara Rp 2.590.000 hingga Rp 2.750.000 per gram. Penurunan ke level Rp 2,5 jutaan ini merupakan yang terendah dalam kurun waktu satu bulan, yang kemungkinan besar dipicu oleh kombinasi faktor penguatan nilai tukar rupiah, aksi ambil untung (profit taking) oleh investor institusi, serta penyesuaian harga emas dunia yang sedang mengalami koreksi.
Harga Buyback Ikut Terkoreksi, Perhatikan Aturan Pajak
Tidak hanya harga jual yang mengalami penyesuaian, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga turut turun sebesar Rp 20.000 per gram. Saat ini, Antam bersedia membeli kembali emas batangan dari masyarakat di level harga Rp 2.415.000 per gram. Harga buyback ini merupakan angka yang akan diterima nasabah jika mereka memutuskan untuk menjual kembali emasnya kepada Antam.
Bagi Anda yang berencana untuk melakukan transaksi jual beli emas batangan, penting untuk memperhatikan aspek perpajakan yang berlaku. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, setiap pembelian emas batangan akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,9% dari nilai transaksi.
Namun, ada kabar baik bagi wajib pajak yang tertib. Jika Anda menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saat melakukan transaksi, Anda berhak mendapatkan tarif potongan pajak yang lebih rendah, yakni sebesar 0,45%. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong kepatuhan pajak sekaligus memberikan insentif bagi masyarakat yang memiliki NPWP.
Rincian Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini (25 September 2026)
Bagi Anda yang sedang merencanakan pembelian emas untuk investasi jangka panjang, tabungan, atau hadiah, berikut adalah rincian lengkap harga emas Antam berbagai ukuran yang berlaku hari ini:
- Harga emas 0,5 gram: Rp 1.345.000
- Harga emas 1 gram: Rp 2.590.000
- Harga emas 2 gram: Rp 5.120.000
- Harga emas 3 gram: Rp 7.655.000
- Harga emas 5 gram: Rp 12.725.000
- Harga emas 10 gram: Rp 25.395.000
- Harga emas 25 gram: Rp 63.362.000
- Harga emas 50 gram: Rp 126.645.000
- Harga emas 100 gram: Rp 253.212.000
- Harga emas 250 gram: Rp 632.715.000
- Harga emas 500 gram: Rp 1.265.320.000
- Harga emas 1.000 gram (1 kg): Rp 2.530.600.000
Perlu dicatat bahwa harga untuk ukuran yang lebih kecil (seperti 0,5 gram atau 1 gram) biasanya memiliki premi atau margin keuntungan yang lebih tinggi per gramnya dibandingkan dengan ukuran besar (seperti 100 gram atau 1 kg). Hal ini disebabkan oleh biaya produksi dan kemasan yang relatif lebih tinggi untuk pecahan kecil.
Strategi Investasi di Tengah Koreksi Harga
Menurut para analis pasar komoditas, koreksi harga emas ke level Rp 2,5 jutaan justru dapat dilihat sebagai peluang emas (golden opportunity) bagi investor ritel untuk melakukan akumulasi aset, terutama bagi mereka yang memiliki horizon investasi jangka panjang (di atas 3-5 tahun).
Emas secara historis terbukti mampu mempertahankan daya belinya terhadap inflasi. Oleh karena itu, strategi dollar-cost averaging atau membeli emas secara rutin dalam jumlah tetap setiap bulan, tetap menjadi rekomendasi yang solid untuk memitigasi risiko volatilitas harga jangka pendek.
Pastikan Anda selalu memantau perkembangan harga emas Antam secara berkala melalui situs resmi Logam Mulia atau aplikasi terpercaya sebelum mengambil keputusan transaksi. Dengan pemahaman yang baik mengenai tren pasar dan aturan perpajakan, Anda dapat memaksimalkan potensi keuntungan dari investasi logam mulia ini.
