Vivo resmi memperkenalkan Vivo Y600i di pasar China. Ponsel ini hadir dengan baterai berkapasitas 8.000 mAh dan bodi yang diklaim tahan benturan.
Kehadiran Y600i melengkapi jajaran seri Y yang sebelumnya sudah diisi model Y600 Turbo dan Y600 Pro.
Baterai Jumbo dan Ketahanan Bodi
Baterai 8.000 mAh menjadi daya tarik utama Vivo Y600i. Ponsel ini mendukung pengisian cepat 44W serta fitur wired reverse charging.
Vivo mengklaim kapasitas baterai tetap di atas 80 persen setelah melewati 1.500 siklus pengisian. Pengguna disebut dapat menonton video pendek hingga 25 jam nonstop.
Dari sisi durabilitas, Vivo Y600i mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69. Ponsel ini juga meraih sertifikasi tahan benturan bintang lima dari SGS.
Layar 120Hz dan Performa Snapdragon
Vivo Y600i mengusung panel LCD 6,87 inci dengan refresh rate 120Hz. Layar ini memiliki kecerahan puncak hingga 1.300 nits saat digunakan di bawah sinar matahari.
Produsen turut menyematkan teknologi DC dimming dan sertifikasi TÜV Rheinland. Fitur tersebut diklaim mengurangi paparan cahaya biru agar mata tetap nyaman.
Untuk performa, ponsel ini ditenagai chipset Snapdragon 4 Gen 2. Vivo membekalinya dengan RAM 6GB LPDDR4X dan penyimpanan internal 256GB UFS 2.2.
Penyimpanan masih dapat diperluas hingga 2TB melalui microSD. Sistem operasinya menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16 dengan proteksi panggilan anti-penipuan berbasis AI.
Kamera dan Fitur Pendukung
Sektor fotografi Vivo Y600i mengandalkan kamera utama 50MP berfitur autofocus. Ada pula kamera swafoto 8MP untuk kebutuhan selfie dan panggilan video.
Ponsel ini juga dilengkapi sensor sidik jari di samping, konektivitas 5G ganda, dan sensor inframerah.
