Sebuah foto yang diduga memperlihatkan aksesori teleconverter untuk DJI Osmo Pocket 4P tengah beredar. Aksesori tambahan ini disebut dapat memberi lensa telefoto jangkauan optik lebih jauh.
Dengan begitu, pengguna tidak perlu terlalu mengandalkan zoom digital saat merekam objek yang jaraknya cukup jauh.
Dari informasi yang dibagikan, aksesori tersebut kemungkinan dipasang dengan cara disekrup atau dijepit ke lensa telefoto bagian atas.
Lensa itu merupakan bagian dari susunan dua kamera vertikal milik Pocket 4P.
Mereka yang mengamati tata letak kamera menyebut, lensa wide-angle di bawahnya tetap bisa bekerja sendiri meski teleconverter terpasang di lensa atas.
Artinya, pengguna dapat berpindah antara bidikan lebar dan bidikan lebih rapat dengan zoom optik secara mudah.
Susunan Kamera Vertikal Jadi Pertimbangan
Pocket 4P menempatkan dua kameranya secara bertumpuk, satu di atas yang lain.
Saat merekam video lanskap 16:9 standar, bidang pandang vertikalnya memang sudah sedikit lebih sempit dibanding horizontal.
Susunan vertikal itu disebut membuat pemanfaatan ruang sisa di dalam frame lebih efisien.
Karena itu, tabung teleconverter di lensa atas dinilai lebih kecil kemungkinannya menghalangi atau mengganggu lensa wide-angle di bawahnya.
Banyak pengguna sudah memakai Pocket 4P di konser, pertunjukan panggung, acara olahraga, teater, dan saat bepergian. Teleconverter yang benar-benar bisa mendekatkan objek berpotensi mengurangi pemotongan digital yang berat.
Pemotongan digital biasanya juga menurunkan kualitas gambar.
Jika DJI benar-benar membuatnya, aksesori ini kemungkinan disambut pengguna yang ingin jangkauan optik lebih jauh tanpa membuat kamera mungil itu jadi lebih besar.
Perlu ditekankan, DJI belum mengeluarkan pernyataan resmi soal ini. Desain final, faktor zoom, kompatibilitas pasti, harga, dan waktu kemunculannya masih belum diketahui.
Semua informasi saat ini bersumber dari gambar desain bocoran dan analisis independen atas tata letak sistem dua lensa Pocket 4P.