Kebocoran data berukuran 192 GB terkait pengembangan GTA V kembali beredar di internet.
Arsip itu memuat materi penting, termasuk draf peta awal GTA VI dan rencana konten tambahan yang dibatalkan.
Data tersebut disinyalir berasal dari insiden peretasan yang dialami Rockstar pada 2022.
Penggemar menemukan berbagai dokumen pengembangan lama di dalam direktori berkas itu.
Draf Peta GTA VI dan Liberty City
Temuan utama menunjukkan draf kasar peta GTA VI sudah pernah dibangun dan dapat dijalankan di mesin gim GTA V.
Pengguna X bernama TJGM membagikan tangkapan layar yang menampilkan konsep awal wilayah Leonida berbasis citra satelit.
Materi itu diperkirakan dibuat pada 2014 hingga 2015.
TJGM menegaskan peta yang beredar masih berada pada tahap draf yang sangat dini.
"Sebuah build yang SANGAT awal (2014/15) dari peta #GTAVI bocor hari ini dan bisa dimainkan di dalam GTA V," tulisnya.
Selain peta sekuel, berkas bocoran menampilkan garis luar peta Liberty City yang diakses via editor CodeWalker.
Kehadiran struktur peta ini mengindikasikan adanya rencana DLC cerita GTA V yang akhirnya batal dirilis.
Ekspansi Agent Trevor dan Ending Alternatif
Informasi lain yang terungkap adalah rencana ekspansi mode tunggal berjudul Agent Trevor.
Pengguna X bernama affmal membeberkan keberadaan aset interior berukuran besar di area stasiun satelit Grand Senora Desert, mansion, serta misi luar angkasa.
"DLC Agent Trevor untuk GTA 5, interior dalam kebocoran 192GB itu sangat besar di bawah satelit, mansion Arab.
Misi luar angkasa, pesawat luar angkasa. Beberapa interiornya telah didaur ulang, tetapi jelas ukurannya tiga kali lebih besar di sana," ungkap affmal.
Arsip tersebut turut menyertakan rekaman suara cutscene yang dipangkas, seperti interaksi Brucie Kibbutz dengan Franklin.
Ditemukan pula skenario ending alternatif Opsi A, di mana karakter Trevor tewas akibat menabrak tabung nitrogen cair.
Rangkaian kebocoran ini mewarnai fase akhir menuju peluncuran resmi GTA VI yang dijadwalkan hadir dalam beberapa bulan mendatang.
Pengembang Rockstar memilih fokus melanjutkan agenda perilisan yang telah ditetapkan.
