unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Kim Jong-un Tegaskan Komitmen Hubungan Strategis Baru dengan China
News

Kim Jong-un Tegaskan Komitmen Hubungan Strategis Baru dengan China

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden China Xi Jinping berjabat tangan
Kim Jong-un Tegaskan Komitmen Hubungan Strategis Baru dengan China
A A Ukuran Teks16px

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un kembali menegaskan komitmennya untuk mengangkat hubungan bilateral dengan China ke "level strategis baru".

Komitmen itu disampaikan melalui surat kepada Presiden China Xi Jinping dalam rangka Hari Nasional China, menurut laporan media negara Pyongyang, KCNA, Kamis.

Dalam surat untuk peringatan ke-77 berdirinya negara itu, Kim menyampaikan "ucapan selamat terhangat dan harapan terbaik" kepada Xi dan rakyat China.

Kim mencatat kedua negara menandai peringatan ke-65 perjanjian persahabatan mereka tahun ini dan tengah mendorong pertukaran "di semua bidang".

"Sejarah persahabatan DPRK-China, yang ditempa dengan darah dan dilanjutkan dengan persahabatan sejati, tidak akan pernah tergoyahkan tak peduli bagaimana situasi internasional berubah," tulisnya.

DPRK adalah nama resmi Korea Utara, yakni Republik Rakyat Demokratik Korea.

Kim menambahkan, merupakan "kehendak teguh" negaranya untuk "terus mengembangkan hubungan persatuan dan kerja sama tradisional" dengan China.

Ia juga merujuk pada dua pertemuan puncaknya dengan Xi yang berlangsung baru-baru ini.

"Saya mengadakan pertemuan bermakna dengan Sekretaris Jenderal pada tahun lalu dan tahun ini dan menegaskan sikap serta kehendak untuk mengembangkan hubungan persahabatan yang kokoh dan istimewa antara DPRK dan China ...

menjadi hubungan paling kuat dan strategis antara negara-negara sosialis," ujarnya.

"Saya menegaskan kembali sikap saya untuk memimpin hubungan DPRK-China dengan akar sejarah yang dalam dan panjang ke level strategis baru bersama Anda," tulis Kim.

Pemimpin Korea Utara itu mengirim surat ucapan selamat kepada Xi setiap tahun pada Hari Nasional China.

Namun, pesan tahun ini menjadi lebih panjang dan hangat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sebuah kemungkinan tanda menghangatnya hubungan.

Surat itu hampir dua kali lebih panjang dari surat 2024, dan bahasanya bergeser dari penekanan pada persahabatan tradisional menjadi seruan untuk hubungan "paling kuat dan strategis".

Korea Utara menggelar resepsi di Pyongyang sehari sebelumnya untuk menandai Hari Nasional China, dengan Duta Besar China Wang Yajun dan pejabat kedutaan hadir, menurut KCNA.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru