Teardown terbaru mengungkap Sony diam-diam merevisi PlayStation 5 Slim lagi.
Perubahan ini tersembunyi di dalam konsol edisi Marvel's Wolverine dan membawa sejumlah perbaikan penting yang diadopsi dari PS5 Pro.
Teknisi Modyfikator89 yang membongkar unit tersebut menemukan beberapa penyegaran pada motherboard, sistem pendingin, hingga chip HDMI.
Revisi ini bukan soal lonjakan performa, melainkan keandalan jangka panjang dan kemudahan perbaikan.
Liquid Metal ala PS5 Pro, Lebih Aman dari Kebocoran
Perubahan paling menarik ada di sistem pendingin. Menurut teknisi tersebut, PS5 Slim terbaru mengadopsi pendekatan yang dipakai PS5 Pro.
Liquid metal digunakan untuk memindahkan panas antara CPU, GPU, dan heatsink, sehingga suhu tetap stabil saat main game berat.
Masalah klasik liquid metal adalah pergeseran posisi seiring waktu.
Kalau material ini bergeser, performa bisa kacau. Lebih parah lagi, cairan logam yang menyentuh komponen motherboard berpotensi menyebabkan korsleting.
Pada konsol Wolverine Digital dan kemungkinan SKU lain, senyawa tersebut kini dijaga tetap dekat ke APU. Tujuannya jelas: efisiensi lebih baik, risiko kebocoran lebih kecil.
Kabar ini menjawab kekhawatiran lama sebagian gamer. Banyak dari mereka sampai memilih menempatkan PS5 secara horizontal demi menghindari risiko liquid metal bocor.
Dengan revisi ini, posisi vertikal seharusnya lebih aman. Modyfikator89 mengonfirmasi bahwa konsol ini masih memakai motherboard EDM-051 yang familier.
Namun, desainnya kini lebih ramping dengan tata letak komponen yang lebih rapi.
Salah satu komponen yang paling terasa manfaatnya adalah baterai CR2032, yang berfungsi menjaga fungsi jam dan beberapa pengaturan sistem.
Sebagian besar gamer mungkin tidak akan pernah menggantinya. Tapi kalau suatu saat perlu, prosesnya jauh lebih sederhana dibanding varian PS5 Slim sebelumnya.
Akses ke slot baterai tidak lagi menuntut bongkar total. Sony juga tercatat menghemat biaya dengan memakai HDMI retimer yang lebih murah.
Meski begitu, Modyfikator89 menilai chip peredam interferensi sinyal ini justru lebih teroptimasi. Jadi, bukan sekadar penghematan, tapi juga peningkatan efisiensi.
Tidak ada perubahan dramatis di sisi performa. Pembaruan ini lebih ke arah memperpanjang usia pakai konsol.