Pebalap Yamaha Alex Rins harus menumpang motor Jack Miller setelah Yamaha YZR-M1 miliknya mengalami kendala teknis pada sesi latihan MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Jumat (2/10/2026).
Momen kepulangan keduanya menuju pit lane justru menjadi tontonan penonton karena Miller melakukan berbagai manuver ekstrem di sepanjang lintasan.
Aksi hiburan itu terjadi setelah hasil latihan kurang memuaskan bagi keduanya. Miller menempati urutan ke-18, sedangkan Rins berada di posisi ke-20 pada daftar catatan waktu.
Manuver Ekstrem Miller Bikin Rins Panik
Ketegangan dimulai saat Miller mencoba memiringkan motor hingga lututnya mendekati aspal lintasan.
Miller kemudian melakukan pengereman mendadak di area pengereman lurus belakang sampai roda belakang terangkat, melakukan manuver stoppie dengan Rins di boncengan.
Rins mengaku menikmati momen unik tersebut meski sempat panik ketika Miller mencoba memiringkan motor di lintasan.
"Saya sangat menikmatinya, dia memang gila!" kata Rins.
Pebalap asal Spanyol itu menilai manuver pengereman roda belakang masih dapat ditoleransi dibandingkan aksi memiringkan kendaraan.
"Stoppie-nya tidak buruk. Tapi ketika dia mencoba memiringkan motor untuk menyentuhkan lutut, wow, kawan!
Saat itu saya benar-benar ketakutan," ujar Rins.
Ia menambahkan bahwa posisi duduk di bagian belakang kendaraan membatasinya untuk berpegangan secara stabil selama aksi berlangsung.
"Saya berada di bagian belakang motor dan tidak bisa berpegangan dengan baik. Kaki kanan saya benar-benar terentang.
Saya berpikir, kalau kita jatuh di sini, semuanya bisa hancur," kata Rins.
Rins pun menganggap kejadian tersebut sebagai momen hiburan yang memberikan dampak positif.
"Tapi ini menyenangkan, kami juga mendapat beberapa menit tayangan di televisi!" ujarnya.
Sementara itu, Miller mengaku sempat gugup saat berniat membantu rekannya dan memberikan atraksi bagi para penonton.
"Saya berharap dia bisa menurunkan lututnya dan hasilnya akan menjadi foto yang luar biasa. Tapi kemudian saya melihatnya lagi dan berpikir, 'Ah, sial.
Dia tidak punya footpeg, kan!'" kata Miller.
Kurangnya pijakan kaki pada area belakang motor membuat Rins kesulitan menyeimbangkan posisi tubuhnya saat motor dimiringkan.
"Jadi dia tidak punya tempat untuk menaruh kakinya, bahkan untuk sekadar mengeluarkan lututnya," ujar Miller.
Miller juga menyebutkan bahwa ia sempat ragu saat awal menekan tuas rem untuk melakukan manuver stoppie.
"Kalau saya tahu hasilnya akan sebagus itu, saya pasti akan lebih berani melakukannya," kata Miller.
Sesi putaran pendinginan baru saja diselesaikan Miller sebelum ia memutuskan berhenti di area rumput guna menjemput Rins.
"Saya masih membuka gas sambil merasakan respons rem, dan roda belakang terangkat dengan sangat baik. Tapi saat itu saya sudah terlalu banyak mengurangi kecepatan," ujar Miller.
Miller menutup penjelasannya dengan menyatakan kepuasannya karena aksi spontan tersebut mampu menghibur para penggemar balap di Sirkuit Motegi.
"Kalau mendapat kesempatan lagi, saya akan melaju sedikit lebih cepat dan membuatnya lebih bagus. Tapi hasilnya terlihat bagus dan membuat beberapa orang tertawa.
Memang itu tujuan kami berada di sini," lanjutnya.
