Valve resmi mengubah klasifikasi Dragon Age: Inquisition di Steam Deck dari Unsupported menjadi Playable.
Perubahan ini membuka akses lebih mudah bagi pemain yang ingin menikmati RPG BioWare tersebut secara portabel.
Status baru itu muncul setelah perbaikan teknis pada lapisan kompatibilitas Proton bawaan SteamOS.
Sebelumnya, versi standar Proton gagal mengenali input controller dengan tepat saat game dijalankan.
Perbaikan Kontrol dan Proton Standar
Sebelum pembaruan ini, menjalankan Dragon Age: Inquisition di Steam Deck cukup merepotkan.
Masalah utamanya terletak pada sistem pemetaan tombol yang sering tidak merespons skema kontrol bawaan perangkat.
Karena itu, pemain harus mengandalkan ProtonGE buatan komunitas untuk mengaktifkan skema kontrol.
Kini, integrasi Proton standar sudah bekerja otomatis sehingga pemain cukup mengunduh game dari pustaka Steam.
Setelah itu, game bisa langsung dimainkan lewat tombol mainkan tanpa modifikasi tambahan.
Meski sudah berstatus Playable, pengalaman bermain belum sepenuhnya tanpa celah.
Game RPG rilisan 2014 ini belum mendapatkan predikat tertinggi Verified dari Valve.
Ada beberapa catatan teknis kecil yang tetap perlu diantisipasi pemain saat berpetualang di benua Thedas.
Ukuran teks antarmuka dan dialog tergolong kecil di layar 7 inci Steam Deck.
Petunjuk tombol di dalam permainan sesekali masih menampilkan ikon yang tidak sesuai.
Pemain juga perlu memanggil papan ketik virtual secara manual pada momen tertentu, seperti saat memasukkan nama karakter baru.
Kendala-kendala tersebut tidak sampai merusak inti permainan.
Performa frame rate stabil, sementara karakter, alur cerita, dan eksplorasi dunia fantasi tetap dapat dinikmati dengan lancar.
