unique visitors counter
⌂ Beranda › Lifestyle › RM BTS Pamer Koleksi Seni di SFMOMA, Tiket Pembukaan Sold Out
Lifestyle

RM BTS Pamer Koleksi Seni di SFMOMA, Tiket Pembukaan Sold Out

RM BTS Pamer Koleksi Seni di SFMOMA, Tiket Pembukaan Sold Out
RM BTS Pamer Koleksi Seni di SFMOMA, Tiket Pembukaan Sold Out
A A Ukuran Teks16px

Kim Nam-joon dikenal dunia sebagai RM, pemimpin BTS sekaligus rapper, penulis lagu, dan produser.

Namun di lantai tujuh San Francisco Museum of Modern Art (SFMOMA), sisi lain dirinya justru tampil lebih menonjol.

Di sana ia hadir sebagai kolektor, pelajar seni, dan kurator.

Pameran bertajuk "RM x SFMOMA: Between You and Me" membuka jendela atas karya dan seniman yang mencuri perhatiannya di momen-momen tenang.

Bagi penggemar bintang global yang terbiasa dengan stadion penuh sorakan, pengalaman di SFMOMA terasa jauh lebih intim.

Alih-alih menampilkan RM sang penampil, pameran ini menyoroti objek dan seniman yang menarik perhatiannya.

Pengunjung yang berencana datang ke pameran di San Francisco, California, itu disarankan menyisihkan waktu cukup banyak. Sebab, ada banyak hal yang bisa disimak di dalamnya.

Rasa personal pameran ini terasa sejak awal. Tamu disambut mural besar berisi catatan dan tulisan tentang karya-karya dalam tulisan tangan RM sendiri.

Dari titik itu, pengunjung bergerak di antara lukisan berani dan keramik halus, hingga patung, tekstil, dan karya media campuran.

Dari Yun Hyong-keun hingga Nam June Paik

Pameran menampilkan lukisan meditatif Yun Hyong-keun, adegan keseharian Chang Ucchin, dan contoh tembikar Korea berusia berabad-abad.

Instalasi televisi Nam June Paik menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Dalam karya itu, teknologi, spiritualitas, dan bahkan penonton menjadi bagian dari karya.

RM menggambarkan karya tersebut dengan humor khasnya dalam audio guide: "We are his TV."

Perhatian pada detail berlanjut hingga ke toko museum. Koleksi khusus RM x SFMOMA mencakup pakaian, topi, tas tote, keramik, dan buku catatan.

Item-item itu terinspirasi identitas visual pameran, termasuk refleksi tulisan tangan RM dan palet warna bumi yang kalem.

Toko juga menjual barang impor dari MU:DS, merek merchandise National Museum Foundation of Korea.

Ini memberi pengunjung cara lain terhubung dengan seni dan desain Korea di luar ruang galeri.

Meski ada batas dua item per orang, responsnya sudah sangat besar. SFMOMA sempat menghentikan sementara preorder online setelah menerima ribuan pesanan dalam beberapa jam pertama setelah pembukaan.

RM menyebut seni sebagai sesuatu yang ia sandari saat merasa seperti "drifting and floating somewhere". Hubungan personal dengan seni itulah yang menjadi inti pameran.

Kolaborasi ini bermula sekitar dua tahun lalu.

Manajer proyek kuratorial SFMOMA, América Castillo, mengusulkan agar pendekatan RM dalam mengoleksi dan mengalami seni diubah menjadi pameran museum.

Castillo mengakui seni kadang terasa "intimidating" bagi orang di luar dunia seni tradisional.

Bersama asisten kurator Kim Hyo-eun dan RM sendiri, tim merancang pameran untuk meruntuhkan sebagian hambatan itu.

Direktur SFMOMA Christopher Bedford menyebutnya sebagai peluang memperluas "global dialogue around art".

Antusiasme itu juga terlihat di wajah para penggemar RM.

Banyak ARMY yang berkumpul di luar museum berharap bisa melihat RM, dan bagi mereka pameran ini terasa lebih personal daripada menontonnya di atas panggung.

"It's incredible to see him in this setting," kata seorang perempuan paruh baya.

Ia mengaku telah menghadiri lebih dari sepuluh konser BTS, tetapi merasa pameran ini cara yang lebih personal untuk mengalami grup favoritnya.

Bagi dia dan yang lain, pameran ini memberi kesempatan lebih memahami apa yang menginspirasi RM saat lampu dan musik sudah tak lagi menyala.

Pameran berlangsung hingga 7 Februari 2027.

Akhir pekan pembukaan sudah sold out, meski SFMOMA menyatakan tiket masih tersedia untuk tanggal-tanggal berikutnya, terutama pada hari kerja.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru