Hisense melalui sub-brand Vidda resmi meluncurkan proyektor Big Eye M2 Pro di China.
Perangkat ini dibanderol 5.499 yuan (sekitar $820), dengan harga promosi terbatas 4.949 yuan (sekitar $738).
Proyektor ini mengusung sumber cahaya laser tiga warna dan gimbal 360 derajat terintegrasi.
Dukungan standar bawaan memudahkan pengguna mengarahkan proyeksi ke langit-langit atau menyesuaikan sudut ke dinding tanpa perlu braket tambahan.
Spesifikasi Vidda Big Eye M2 Pro
Di dalamnya tertanam chip pencitraan DMD 0,47 inci.
Ukuran ini lebih besar dari chip 0,39 inci yang umum di proyektor konsumen sekelasnya, yang menurut Hisense membantu ketahanan panas dan penanganan kecerahan.
Proyektor ditenagai mesin laser QuaLas42 dengan kecerahan 1.800 CVIA lumens. Spesifikasi lain mencakup cakupan 110% ruang warna BT.
2020, rasio kontras dinamis 40.000:1, serta dukungan HDR10+ dan HLG.
Sistem optiknya memakai lensa kaca dengan zoom optik 1.3x dan rasio lempar 1.0:1 hingga 1.3:1.
Untuk gambar 100 inci, jarak sekitar 2,2 meter dari dinding diperlukan, dan bisa diperbesar hingga 150 inci jika ruang tersedia 3,3 meter.
Penyiapan otomatis ditangani sensor CMOS yang mengelola autofokus, koreksi keystone, penyelarasan layar, dan penghindaran hambatan.
Ada pula fitur keamanan yang meredupkan laser jika mendeteksi orang melintas di depan lensa.
Untuk kebutuhan gaming, Vidda menyematkan prosesor MediaTek MT9679 dengan RAM 3GB dan port HDMI 2.1. Perangkat mendukung Variable Refresh Rate (VRR) dan Auto Low Latency Mode (ALLM).
Video 4K standar dibatasi pada 60Hz, tetapi pengguna dapat menurunkan resolusi ke 1080p untuk mendorong refresh rate hingga 240Hz.
Perangkat lunaknya menyertakan preset gambar khusus untuk PlayStation, Xbox, dan Nintendo Switch, plus fitur monitor gaming seperti crosshair di layar dan peningkatan area gelap.
Sektor audio diperkuat sistem empat speaker 20W, terdiri dari dua driver full-range dan dua tweeter, dengan dukungan Dolby Audio dan DTS:X.
Untuk menonton santai, soundbar eksternal kemungkinan tidak diperlukan.
M2 Pro menjalankan sistem operasi JUOS milik Vidda, yang dilengkapi asisten suara dan alat pencarian AI untuk menemukan acara atau mengidentifikasi konten di layar.
Bobotnya 3,5kg dan tersedia dalam warna Moonlight White serta Space Silver.
Di sisi lain, Hisense baru-baru ini meluncurkan TV E7S Pro+ RGB-Mini LED dengan layar 4K 180Hz dan kecerahan puncak hingga 6.000 nits.
Perusahaan juga memperkenalkan TV U7T Pro RGB-Mini LED dengan panel 4K 180Hz dan sistem audio Devialet 330W.
