unique visitors counter
⌂ Beranda › News › IHSG Siap Lanjutkan Penguatan ke 6.140 Setelah Naik 1,39 Persen
News

IHSG Siap Lanjutkan Penguatan ke 6.140 Setelah Naik 1,39 Persen

Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di bursa saham
IHSG Siap Lanjutkan Penguatan ke 6.140 Setelah Naik 1,39 Persen
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (6/10/2026).

Proyeksi ini muncul setelah IHSG ditutup melonjak 1,39 persen ke level 6.118 pada perdagangan awal pekan.

Kinerja indeks ditopang meningkatnya ekspektasi kebijakan Federal Reserve (The Fed) yang lebih dovish.

Sinyal tersebut menguat setelah data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) melemah.

Data September menunjukkan penambahan 29.000 pekerjaan, di bawah perkiraan 90.000.

Tingkat pengangguran AS naik menjadi 4,2 persen.

Kondisi itu memperkuat perkiraan pasar terkait penahanan atau pemangkasan suku bunga acuan The Fed.

Meski demikian, investor asing mencatatkan aksi jual bersih sekitar Rp 123 miliar pada perdagangan Senin (5/10/2026).

Fokus Pasar pada Risalah FOMC

BRI Danareksa Sekuritas menilai arah pergerakan indeks masih membutuhkan kepastian lebih lanjut di tengah sentimen yang ada.

"Penguatan masih perlu dikonfirmasi," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya.

Fokus pasar kini tertuju pada risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan dirilis pada 7 Oktober 2026.

Risalah tersebut dinantikan investor guna memetakan arah suku bunga setelah The Fed menaikkan Federal Funds Rate (FFR) ke kisaran 3,75-4,00 persen.

Pasar juga memantau data US ISM Services, data perdagangan AS, serta yield US Treasury 10 tahun yang berada di level 5,3 persen.

Analisis teknikal menunjukkan rebound IHSG terkonfirmasi setelah bertahan di atas area psikologis 6.000 dan support Fibonacci 6.017.

Namun, indikator MACD masih menunjukkan kondisi bearish.

BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan indeks perlu melampaui level resistansi tertentu untuk mempertahankan tren kenaikan.

"Selama mampu bertahan di atas 6.017, peluang technical rebound masih terbuka," lanjut BRI Danareksa Sekuritas.

Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Selasa

Untuk perdagangan Selasa, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pada area beli Rp 3.200-Rp 3.250.

Target harga PTBA berada di Rp 3.360-Rp 3.460 dengan stop loss di bawah Rp 3.180.

Saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) direkomendasikan pada area beli Rp 4.140-Rp 4.240.

Target harga RATU Rp 4.350-Rp 4.620 dengan stop loss di bawah Rp 4.000.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) masuk rekomendasi pada area beli Rp 1.100-Rp 1.140.

Target harga DSSA Rp 1.180-Rp 1.310 dengan stop loss di bawah Rp 1.090.

Sementara itu, KISI Sekuritas merekomendasikan PT United Tractors Tbk (UNTR) pada area beli Rp 25.200-Rp 25.600.

Target harga UNTR berada di Rp 26.400 dan Rp 27.000 dengan stop loss di bawah Rp 24.150.

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) direkomendasikan pada area beli Rp 1.475-Rp 1.500.

Target harga AKRA Rp 1.550 dan Rp 1.580 dengan stop loss di bawah Rp 1.435.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru