Bek Timnas Indonesia Shayne Pattynama mengungkapkan niatnya untuk membuat tato sebagai kenang-kenangan atas gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Hal itu disampaikannya usai laga final melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Indonesia menang adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit.
Kemenangan tersebut mengakhiri penantian gelar timnas senior selama 35 tahun sejak medali emas SEA Games 1991.
Gelar juara pertama Indonesia di ajang ini tak lepas dari kontribusi kiper Emil Audero dan para penembak penalti, termasuk Shayne Pattynama.
Saat ditanya soal rencana merayakan kemenangan bersejarah, Shayne memberikan respons santai.
"Siapa tahu. Siapa tahu, itu ide yang bagus," kata Shayne Pattynama.
Ia juga menyatakan akan merayakan malam itu terlebih dahulu sebelum memikirkan hal lain.
"Pertama-tama, ya, malam ini saya akan merayakannya, dan setelah itu saya lihat nanti," ujarnya.
Shayne menambahkan bahwa ia sudah memiliki beberapa ide untuk mengabadikan pencapaian tersebut di tubuhnya.
"Saya sudah punya beberapa ide tentang ini, jadi kita lihat saja," kata Shayne Pattynama.
Shayne Pattynama termasuk salah satu penembak penalti yang berkontribusi besar dalam kemenangan Indonesia atas Thailand.
Bek timnas tersebut juga mengungkapkan kebahagiaannya karena berhasil menghentikan rekor buruk atas Thailand.
Respons soal tato itu ia sampaikan kepada para wartawan di area mixed zone setelah laga final.
Dengan tambahan ini, artikel menegaskan bahwa perayaan gelar juara tetap menjadi prioritas Shayne sebelum mewujudkan ide tato trofi FIFA ASEAN Cup 2026.