Gempa bermagnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, dan memicu kerusakan pada puluhan rumah serta fasilitas publik di tujuh kecamatan.
Rangkaian gempa berlangsung sejak Minggu, 4 Oktober 2026, dan dampaknya masih tercatat hingga Selasa, 6 Oktober 2026.
BPBD Sumba Barat Daya mencatat gempa utama merusak 91 rumah warga dan 16 fasilitas umum.
Rincian kerusakan rumah meliputi 78 unit rusak ringan, 12 unit rusak sedang, dan satu unit rusak berat.
Kecamatan Paling Terdampak
Kecamatan Wewewa Selatan menjadi wilayah terdampak paling parah dengan 29 rumah rusak.
Setelahnya ada Kodi dengan 26 rumah rusak dan Kodi Bangedo sebanyak 19 rumah.
Kerusakan juga menimpa fasilitas pendidikan, enam rumah ibadah, empat fasilitas kesehatan, Kantor PLN cabang Kodi, dan Pusat KB Desa Wallandimu.
Kepolisian setempat melaporkan seorang warga lansia berusia 73 tahun di Kodi Utara meninggal dunia akibat terkejut saat gempa terjadi.
BPBD mencatat satu korban luka ringan bernama Odoridus J. Kaka (26) akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Kapolsek Kodi Utara Bernadus Bili Kandi menyatakan pihaknya belum dapat memberikan data pasti mengenai kerusakan.
BMKG mengonfirmasi gempa susulan bermagnitudo 4,6 kembali mengguncang wilayah Kodi pada pukul 04.40 WIB di kedalaman 19 kilometer.
Gempa susulan tersebut tidak berpotensi tsunami.
