unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Cristiano Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal, Sebut Dua Janji Jorge Jesus Dilanggar
News

Cristiano Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal, Sebut Dua Janji Jorge Jesus Dilanggar

Cristiano Ronaldo saat membela Timnas Portugal
Cristiano Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal, Sebut Dua Janji Jorge Jesus Dilanggar
A A Ukuran Teks16px

Cristiano Ronaldo memutuskan meninggalkan skuad Timnas Portugal di tengah jeda internasional. Keputusan itu ia sampaikan melalui pernyataan terbuka karena merasa dibohongi pelatih Jorge Jesus sebanyak dua kali.

Pemain berusia 41 tahun tersebut mengungkapkan bahwa perselisihan bermula dari janji menit bermain yang tidak dipenuhi. Keterlibatannya dalam laga kontra Norwegia dan Denmark menjadi pemicu utama.

Janji Menit Bermain yang Tak Ditepati

Ronaldo menceritakan bahwa ia awalnya direncanakan menjalani pemulihan fisik dan diistirahatkan saat menghadapi Norwegia.

Namun, pada waktu makan siang hari pertandingan, asisten pelatih mendatanginya untuk menyampaikan bahwa pelatih ingin berbicara.

Dalam pertemuan itu, Jorge Jesus bertanya apakah Ronaldo siap bermain 30 menit. Ronaldo menyatakan dirinya sedang fokus pada pemulihan fisik dan percaya tidak akan bermain hari itu.

"Permintaan ini berada di luar rencana pemulihan fisik dan pelatihan saya, karena saya hanya akan bermain pada laga keempat bulan di Estádio do Dragão (melawan Norwegia).

Tetapi tentu saja saya setuju," kata Ronaldo.

Ia mengaku setuju dengan perubahan rencana tersebut. Pelatih pun menjawab bahwa Ronaldo harus siap karena akan bermain 30 menit.

Namun, hingga pertandingan berakhir, pemilik lima gelar Ballon d'Or itu tidak kunjung dimasukkan ke lapangan. Ronaldo sudah menjalani pemanasan sejak awal babak kedua.

"Saya mulai melakukan pemanasan dari babak pertama, menyaksikan menit-menit berlalu, dan tidak ada yang memanggil saya. Pelatih melanggar janjinya," ujar Ronaldo.

Pertemuan Tertutup dan Janji Kedua

Dua hari setelah pertandingan, Ronaldo mengadakan pertemuan tertutup bersama Jorge Jesus dan Direktur Al Nassr Simo Coutinho. Pertemuan itu bertujuan menyelesaikan kesalahpahaman yang terjadi.

"Empat puluh delapan jam kemudian, kami mengadakan pembicaraan, saya, sang pelatih, dan Simo Coutinho, karena dia mengikuti percakapan kami.

Itu adalah momen yang sangat mendalam dan jujur," ungkap Ronaldo.

Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa Jesus akan menyampaikan klarifikasi resmi dan meminta maaf secara terbuka kepada media sebelum laga melawan Denmark.

Ronaldo menjelaskan isi kesepakatan itu. Pelatih akan memulai konferensi pers dengan topik tersebut dan mengatakan yang sebenarnya.

Pelatih juga akan menyatakan bahwa Ronaldo tidak pernah meminta untuk bermain, bahkan hanya beberapa menit. Selain itu, pelatih sendiri yang mengusulkan rencana pemusatan latihan tersebut.

Jesus disebut akan mengakui kesalahannya karena hanya melibatkan Ronaldo dalam pemanasan tanpa membiarkannya bermain. Ia juga berjanji tidak akan mengulanginya.

Namun, janji kedua tersebut kembali dilanggar oleh pelatih. Hal itu memicu kekecewaan mendalam bagi Ronaldo hingga akhirnya ia memilih keluar dari kamp latihan tim nasional.

"Kami mengakhiri pertemuan itu dengan sang pelatih meminta saya untuk berpelukan.

Dia berjanji kepada saya, dia akan mengatakan dalam konferensi pers apa yang baru saja dia sampaikan kepada saya," kata Ronaldo.

Ronaldo menegaskan bahwa semua itu terjadi di hadapan Simo Coutinho. Ia menyebut ini sebagai kali kedua Jorge Jesus mengingkari janjinya.

Permohonan Maaf dan Alasan Pergi

Atas keputusan mendadak meninggalkan timnas, Ronaldo menyampaikan permohonan maaf kepada publik sepak bola Portugal. Ia juga menegaskan alasan di balik langkahnya pergi.

"Saya sekali lagi meminta maaf kepada rakyat Portugal, namun pelanggaran janji saya itu sangat memengaruhi saya," kata Ronaldo.

Ia merasa jika tetap bertahan di tim saat itu, hal tersebut hanya akan merugikan tim.

Karena itu, ia melakukan apa yang selalu ia katakan akan dilakukan jika merasa tidak berguna.

"Saya mengemasi barang-barang saya dan pergi," ujar Cristiano Ronaldo.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru