James Gunn kembali mencuri perhatian. Sutradara sekaligus pimpinan DC Studios itu mengungkap proyek film terbarunya sudah memasuki tahap penulisan naskah.
Kabar tersebut ia sampaikan saat proses pascaproduksi sekuel Superman: Man of Tomorrow masih berjalan.
Gunn membagikan informasi itu lewat media sosial Threads. Ia merespons pertanyaan seorang penggemar yang menanyakan kesiapannya menulis proyek berikutnya.
"Sudah mulai dikerjakan. Saya harus melakukan sesuatu sambil menunggu hasil assembly cut!"
tulis Gunn.
Dalam kesempatan yang sama, Gunn menyebut proses penyuntingan awal assembly cut untuk Superman: Man of Tomorrow telah rampung.
Tahap penataan klip dasar itu selesai setelah pengambilan gambar film pahlawan super tersebut resmi berakhir pada Agustus lalu.
Sekuel Superman dan Ancaman Brainiac
Superman: Man of Tomorrow merupakan sekuel dari film Superman versi 2025. David Corenswet kembali memerankan karakter Manusia Baja.
Jalan cerita sekuel ini memaksa Superman bekerja sama dengan musuh bebuyutannya, Lex Luthor, yang diperankan Nicholas Hoult.
Keduanya menghadapi ancaman yang jauh lebih besar dari entitas supercerdas, Brainiac, yang diperankan Lars Eidinger.
Sejumlah pemeran lama dipastikan kembali mengisi peran masing-masing. Rachel Brosnahan kembali sebagai Lois Lane, Skyler Gisondo sebagai Jimmy Olsen, dan Sara Sampaio sebagai Eve Teschmacher.
Isabela Merced kembali sebagai Hawkgirl, Nathan Fillion sebagai Guy Gardner, serta Edi Gathegi sebagai Mister Terrific.
Milly Alcock yang sempat tampil sebagai kameo sepupu Superman, Kara Zor-El, juga kembali hadir setelah memimpin proyek utama DC musim panas ini, Supergirl.
Film ini juga bakal memperkenalkan Aaron Pierre sebagai John Stewart di layar lebar setelah debutnya dalam serial HBO Max Lanterns.
Superman: Man of Tomorrow dijadwalkan tayang di bioskop pada 9 Juli 2027.
Sejak 2022, Gunn tidak hanya duduk di kursi sutradara dan penulis naskah untuk waralaba Superman. Ia juga mengemban tanggung jawab menahkodai DC Studios bersama Peter Safran.
Gunn sempat memuji kontribusi Safran dalam wawancaranya bersama Variety pada Januari lalu.
"Peter adalah yang terbaik. Dia menangani semua hal yang tidak bisa saya lakukan dengan baik," ungkap Gunn.
Ia menambahkan bahwa rasa cinta terhadap karakter-karakter DC menjadi landasan utama kerja sama mereka.
"Persamaan kami adalah rasa cinta yang tulus terhadap karakter-karakter ini," tuturnya.