unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Cum Date Dividen Interim GEMS 8 Oktober 2026, Yield 7,28 Persen
News

Cum Date Dividen Interim GEMS 8 Oktober 2026, Yield 7,28 Persen

Ilustrasi pergerakan saham dan pembagian dividen di Bursa Efek Indonesia
Cum Date Dividen Interim GEMS 8 Oktober 2026, Yield 7,28 Persen
A A Ukuran Teks16px

Investor yang memburu dividen di Bursa Efek Indonesia perlu mencatat jadwal cum date dividen interim PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS).

Cum date berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026, menjadi batas akhir saham mengandung hak pembayaran dividen.

Investor yang ingin menerima jatah dividen harus membeli saham GEMS paling lambat pada tanggal tersebut.

GEMS membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar USD 200 juta atau USD 0,034 per saham, setara Rp 622,93 per saham.

Dengan harga penutupan saham GEMS pada Selasa, 6 Oktober 2026 di Rp 8.550 per saham, dividend yield dividen interim mencapai sekitar 7,28 persen.

Yield tersebut lebih dari dua kali lipat suku bunga deposito Bank BCA yang berada di kisaran 2,75 persen hingga 3 persen.

Jadwal Pembayaran Dividen Interim GEMS

Recording date atau daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen ditetapkan pada 12 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB.

Tanggal pembayaran atau payment date dijadwalkan pada 22 Oktober 2026.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Abida Massi Armand menyarankan investor tidak terburu-buru membeli saham hanya karena mendekati cum date.

Harga saham berpotensi mengalami penyesuaian pada ex date yang besarnya dapat mendekati atau bahkan melampaui nilai dividen.

Investor juga perlu memperhatikan kualitas dividen, di mana emiten dengan pembagian dividen yang didukung laba serta arus kas operasional berulang dinilai lebih menarik.

Selain itu, investor sebaiknya menghitung total return, yakni kombinasi antara dividen dan potensi keuntungan dari kenaikan harga saham.

Dengan pendekatan tersebut, dividend yield tidak menjadi satu-satunya indikator dalam menentukan keputusan investasi.

Abida menilai emiten dengan kombinasi fundamental kuat dan konsistensi pembagian dividen, seperti ASII dan UNTR, masih layak dicermati.

GEMS dapat menjadi pilihan bagi investor yang mengejar dividend yield tinggi sekaligus memiliki eksposur terhadap sektor batubara.

Emiten dengan rekam jejak dividen interim di akhir tahun seperti ITMG dan BBCA layak dipantau, meski besarannya baru pasti setelah pengumuman resmi kedepannya.

Adrian mengingatkan investor agar tidak menjadikan dividen sebagai satu-satunya alasan untuk membeli saham.

Harga saham dapat mengalami koreksi ketika memasuki ex date, dan penurunan tersebut secara teori dapat mengurangi keuntungan dari dividen.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru