Pertandingan persahabatan Kolombia melawan Peru di Nu Stadium, Miami, Florida, pada Selasa (6/10/2026) diwarnai maraknya platform siaran tidak resmi seperti Xuper TV dan Roja Directa.
Akses ilegal itu memicu ancaman peretasan data pribadi hingga rekening perbankan penonton.
Situs tidak resmi kerap menyisipkan tautan berbahaya yang otomatis mengunduh perangkat lunak jahat.
Risiko meningkat ketika pengguna diminta memasang berkas APK, aplikasi tambahan, atau ekstensi peramban.
Lembaga Keamanan Siber Nasional Spanyol (INCIBE) mengungkapkan aplikasi berbahaya umumnya disebarkan lewat repositori tidak resmi dan portal tanpa verifikasi.
Setelah terpasang, program tersebut memanfaatkan izin akses untuk mengumpulkan data pribadi atau mengubah fungsi perangkat.
Ancaman Keylogger dan Pencurian OTP
Ancaman utama dari pemasangan perangkat lunak tersebut adalah program keylogger yang mencatat setiap ketikan pada layar.
Mekanisme ini membuat kredensial aplikasi perbankan pengguna terekam otomatis saat diakses.
Aplikasi jahat juga beroperasi di latar belakang untuk membaca kode sandi sekali pakai (OTP) dari pesan SMS demi mengonfirmasi transaksi keuangan ilegal.
Selain pencurian data, serangan malware berisiko mengunci berkas melalui ransomware serta memperlambat kinerja ponsel.
INCIBE menyarankan pengguna memeriksa ulang seluruh izin aplikasi dan segera menghapus program yang meminta akses pesan SMS tanpa alasan jelas.
Platform streaming resmi tidak memerlukan izin akses terhadap pesan, kontak, kamera, maupun lokasi perangkat.
Pertandingan di Miami itu sebenarnya telah disiarkan secara resmi melalui Ditu, kanal YouTube Gol Caracol, aplikasi Canal RCN, kanal YouTube Canal RCN, RCN TV, dan Caracol TV.
Laga uji coba ini dimanfaatkan pelatih Kolombia, Néstor Lorenzo, untuk menguji kedalaman skuad serta mempercepat integrasi pemain muda di tengah proses regenerasi tim pasca-Mundial 2026.
Skuad berjuluk Los Cafeteros tersebut sudah tidak lagi melibatkan pilar senior seperti David Ospina, James Rodríguez, Yerry Mina, hingga Juan Fernando Quintero.
Di sisi lain, timnas Peru yang ditangani pelatih Mano Menezes mengandalkan pengalaman striker veteran Paolo Guerrero.
Berdasarkan rekor 62 pertemuan kedua tim, Kolombia mengemas 21 kemenangan, 24 hasil imbang, dan 17 kekalahan atas Peru.