HP memperkenalkan OmniBook X 14 dan OmniBook Ultra 16 sebagai laptop berbasis Nvidia RTX Spark. Keduanya menawarkan konfigurasi CPU hingga 20 inti dan GPU hingga 6.144 inti.
Harga resmi belum diumumkan luas, tetapi daftar produk sementara di jalur penjualan resmi HP memberi gambaran.
OmniBook X 14 dibanderol mulai sekitar Rp53,1 jutaan ($2,999.99), sedangkan OmniBook Ultra 16 mulai Rp56,6 jutaan ($3,199.99).
Belum ada jadwal rilis resmi untuk pasar Indonesia. Informasi ini masih terbatas pada daftar produk yang muncul sementara.
Konfigurasi Dasar dan Varian Kelas Atas
Pada konfigurasi dasar, RTX Spark dipasangkan dengan CPU 18 inti dan GPU 5.120 inti.
Paket ini mencakup memori LPDDR5x-9400 terpadu 32GB serta SSD PCIe Gen 5 berkapasitas 1TB.
HP juga menyiapkan varian RTX Spark kelas atas dengan CPU 20 inti dan GPU 6.144 inti.
OmniBook X 14 dengan konfigurasi tersebut tercantum sekitar Rp79,6 jutaan ($4,499.99), sedangkan OmniBook Ultra 16 sekitar Rp88,5 jutaan ($4,999.99).
OmniBook X 14 menjadi model paling murah dalam jajaran ini. Layarnya berukuran 14 inci sehingga lebih mudah dibawa untuk bekerja dari kafe, ruang kelas, atau perjalanan panjang.
Namun, harga Rp53,1 jutaan menempatkannya di wilayah laptop premium, bukan perangkat portabel biasa. RTX Spark diposisikan sebagai platform Windows-on-ARM berperforma tinggi.
Kombinasi memori 32GB dan SSD PCIe Gen 5 memberi ruang lebih luas bagi pengguna yang menjalankan banyak aplikasi sekaligus.
Pengolahan foto, pengeditan video, dan pekerjaan dengan berkas besar menjadi lebih leluasa.
Meski begitu, kinerja nyata tetap bergantung pada aplikasi dan sistem pendingin. HP tidak menargetkan laptop kerja ringan untuk membuka dokumen, rapat video, atau menjelajah web.
