iQOO dikabarkan tengah menyiapkan iQOO Neo 12 untuk pasar China. Ponsel ini disebut berpotensi meluncur bulan ini dan mungkin hadir global sebagai iQOO 16R.
Menjelang peluncuran, sebuah perangkat yang diduga Neo 12 muncul di Geekbench. Listing tersebut memperlihatkan sejumlah detail perangkat keras utama.
Detail Geekbench dan Skor
Listing Geekbench untuk vivo V2618A menunjukkan perangkat berjalan di Android 17 dengan RAM 16GB. Skor single-core tercatat 3.621 poin dan multi-core 11.078 poin.
Motherboard terdaftar sebagai "canoe", sementara informasi prosesor mengarah ke platform Qualcomm SM8850.
Kode SM8850 merujuk pada Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang sebelumnya juga dikaitkan dengan iQOO Neo 12.
Konfigurasi yang terlihat mencakup delapan inti, dengan enam inti berkecepatan 3,63GHz dan dua inti performa mencapai 4,61GHz.
Tipster Abhishek Yadav juga menyebut iQOO mengembangkan dua perangkat baru.
Salah satunya ponsel dengan nomor model PD2618 yang berkorespondensi dengan V2618A untuk China, serta tablet bernomor model DPD2653.
Keduanya disebut memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan mendukung fitur gaming yang diperkenalkan bersama iQOO 16 dan iQOO Pad Ultra.
Fitur itu termasuk peningkatan Vulkan shadows di Delta Force dan optimasi untuk Infinity Nikki.
Yadav juga menyatakan V2618A (Neo 12) berpotensi di-rebranding menjadi iQOO 16R di India.
Spesifikasi yang Dirumorkan
Digital Chat Station menipkan Neo 12 akan mengusung layar 2K dengan refresh rate 185Hz.
Panel Visionox itu disebut sebagai layar 2K 185Hz pertama yang diproduksi massal dan memakai teknologi pTSF generasi keempat.
Teknologi tersebut diklaim meningkatkan kecerahan, umur pakai, dan menurunkan konsumsi daya.
Laporan sebelumnya menyebut layar datar 6,83 inci, chip display khusus, baterai di atas 9.000mAh dengan pengisian 100W, sensor sidik jari ultrasonik, dan rating IP tinggi.
