unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Microsoft Surface Laptop Ultra Pakai USB-C Magnetik 140W, Hanya Satu Port yang Mendukung
Hiburan

Microsoft Surface Laptop Ultra Pakai USB-C Magnetik 140W, Hanya Satu Port yang Mendukung

Ilustrasi konektor USB-C magnetik pada Microsoft Surface Laptop Ultra
A A Ukuran Teks16px

Microsoft memperkenalkan kabel USB-C magnetik berdaya 140W pada Surface Laptop Ultra. Konektor ini dirancang menempel sendiri ke port khusus di sisi kanan laptop saat didekatkan.

Pendekatan itu berbeda dari laptop premium yang biasanya memakai port pengisian magnetik terpisah. Microsoft justru menanamkan mekanisme magnet ke dalam konektor USB-C khusus.

Surface Laptop Ultra juga dipasangkan dengan platform Nvidia Spark. Meski begitu, fitur pengisian magnetik menjadi salah satu sorotan utama perangkat ini.

Cara Kerja Konektor Magnetik

Pengguna tidak perlu menekan konektor terlalu dalam ke port. Cukup mendekatkan kabel sampai tersambung pada posisi yang tepat.

Saat kabel tertarik, sambungan magnet berpotensi terlepas lebih mudah. Dengan begitu, laptop tidak ikut terseret dari meja.

Microsoft menyertakan adaptor daya USB-C 140W berukuran ringkas. Daya sebesar itu ditujukan untuk mengisi laptop berperforma tinggi.

Ujung kabel dapat dilepas dari adaptor. Adaptor tersebut tetap bisa dipakai sebagai pengisi daya USB-C untuk perangkat lain.

Namun kemampuan lintas perangkat itu tidak berlaku penuh untuk kabelnya. Konektor magnetik dibuat sedikit lebih tebal daripada USB-C biasa.

Kabel khusus ini tidak dapat digunakan langsung pada kebanyakan laptop, tablet, atau ponsel USB-C lain.

Batasan Satu Port dan Ukuran Konektor

Surface Laptop Ultra memiliki tiga port USB-C. Hanya satu port yang mendukung kabel magnetik, yaitu port di sisi kanan perangkat.

Dua port lainnya tetap dapat digunakan bersama charger USB-C umum. Akan tetapi, keduanya tidak bisa menerima konektor magnetik bawaan Microsoft.

Bagi pengguna yang terbiasa mengisi daya dari sisi kiri, batasan ini cukup terasa. Microsoft belum menjelaskan alasan hanya satu port yang dibuat kompatibel.

Kabelnya juga lebih lebar karena memuat komponen tambahan untuk sistem magnetik. Dalam kondisi tertentu, ukuran tersebut dapat menghalangi port di sebelahnya.

Risiko itu terutama muncul jika posisi port laptop berdekatan. Hal serupa bisa terjadi saat pengguna memasang aksesori berukuran besar.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru