Mikel Arteta resmi memperpanjang kontraknya bersama Arsenal selama empat tahun pada Rabu (7/10/2026).
Keputusan ini diambil setelah ia membawa Arsenal menjuarai Liga Inggris dan mencapai final Liga Champions 2025-2026, meski harus kalah dari Paris Saint-Germain (PSG).
Arsenal mengakhiri final Liga Champions sebagai runner-up setelah bermain imbang 1-1 dengan PSG hingga waktu normal dan kemudian kalah melalui adu penalti.
Kekalahan itu masih membekas bagi Arteta.
Musim 2025-2026 menjadi pencapaian penting bagi Arsenal karena Arteta membawa klub kembali menjuarai Liga Inggris.
Gelar tersebut mengakhiri penantian sejak musim 2003-2004.
Arteta menyebut kekalahan di final Liga Champions masih menjadi pengalaman yang melekat dalam dirinya dan dapat menjadi pendorong untuk perkembangan berikutnya.
"Saya masih memiliki bekas luka itu, seperti yang dikatakan Arsene (Wenger). Racun itu masih mengalir di nadi saya.
Racun itu harus tetap ada di sana karena saat itulah kita belajar.
Hal itu kemungkinan besar akan menjadi pendorong yang sangat kuat bagi saya dan semua orang," ujar Mikel Arteta, pelatih Arsenal.
Setelah kontrak baru diteken, Arteta juga menyoroti rencana Arsenal untuk terus mengembangkan skuad dan berbagai aspek klub.
Ia menilai pencapaian yang sudah diraih bukan batas akhir.
"Di tingkat global, bersama para pendukung kami? Luar biasa.
Bagaimana kami akan membangun tiga skuad berikutnya? Luar biasa," ujar Mikel Arteta, pelatih Arsenal.
Arteta juga menekankan pentingnya mengantisipasi perubahan aturan agar Arsenal tetap berkembang.
Penyesuaian tersebut menjadi bagian dari rencana klub untuk mempertahankan kemajuan.
"Bagaimana aturan main akan mengubah kami, dan bagaimana kami akan tetap selangkah lebih maju untuk memanfaatkannya? Luar biasa," ujar Mikel Arteta, pelatih Arsenal.
Menurut Arteta, perkembangan Arsenal harus berlangsung setiap hari dengan terus memperbaiki fondasi yang telah dibangun.
Ia menggambarkan proses tersebut seperti perangkat lunak yang terus diperbarui.
"Hal ini akan terwujud jika setiap hari kami terus merawat apa yang telah kami bangun. Kami membuatnya sedikit lebih baik, layaknya perangkat lunak yang terus-menerus diperbarui.
Tidak ada batas akhir untuk proses ini," ujar Mikel Arteta, pelatih Arsenal.
Arteta menilai Arsenal masih memiliki banyak pekerjaan setelah pencapaian musim sebelumnya.
Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai awal dari proses yang lebih panjang.
"Rasanya masih banyak yang harus dilakukan, dan ini baru permulaan," tambah Mikel Arteta, pelatih Arsenal.
Gelar Liga Inggris 2025-2026 menjadi trofi domestik pertama Arsenal sejak musim 2003-2004.
Arteta menggambarkan arti pencapaian tersebut bagi klub dan orang-orang di dalamnya.
"Itu bukan sekadar trofi. Itu adalah momen yang akan kami ingat seumur hidup," ungkap Mikel Arteta, pelatih Arsenal.