unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Ancaman Keselamatan, Yoo Hae-jin Dapat Perlindungan Polisi Seoul
Hiburan

Ancaman Keselamatan, Yoo Hae-jin Dapat Perlindungan Polisi Seoul

Ancaman Keselamatan, Yoo Hae-jin Dapat Perlindungan Polisi Seoul
Ancaman Keselamatan, Yoo Hae-jin Dapat Perlindungan Polisi Seoul
A A Ukuran Teks16px

Aktor Yoo Hae-jin resmi menerima perlindungan dari kepolisian setelah muncul ancaman keselamatan dan gelombang protes terkait film The Assassin(s).

Kepolisian Daerah Seongbuk Seoul memberikan smartwatch yang terhubung ke sistem tanggap darurat 112 kepada sang aktor.

Patroli di sekitar kediamannya di utara Seoul juga ditingkatkan sebagai langkah pengamanan.

Meski demikian, kepolisian memastikan tidak menempatkan personel khusus yang mengawal Yoo Hae-jin secara melekat.

"Langkah perlindungan dapat diambil ketika terdapat alasan kuat untuk mengantisipasi potensi bahaya," ujar seorang pejabat kepolisian setempat seperti dikutip Korea Times.

Kepala Kepolisian Metropolitan Seoul Ko Beom-seok menegaskan pihaknya akan mengambil tindakan hukum tegas terhadap segala bentuk ancaman kepada sang aktor.

Pemicu Kontroversi

Langkah pengamanan ini mengemuka setelah Menteri Kebudayaan Chae Hwi-young secara terbuka meminta aparat memperketat pengamanan bagi para pemain dan kru film tersebut.

Kontroversi bermula dari peran Yoo Hae-jin dalam The Assassin(s), film yang mengulas kembali peristiwa pembunuhan Ibu Negara Yuk Young-su pada 1974.

Kelompok masyarakat konservatif menuding film itu memanipulasi sejarah karena mengindikasikan keterlibatan Presiden Park Chung-hee dalam kematian istrinya.

Mereka menilai film seharusnya memfokuskan kesalahan pada Moon Se-kwang yang terbukti sebagai pelaku penembakan.

Aksi unjuk rasa sempat memadati area luar kediaman pribadi Yoo Hae-jin.

Massa menuntut penayangan film ditarik dari bioskop serta meminta permintaan maaf terbuka dari sang aktor, para pemain lain, dan tim produksi.

Gelombang protes senada juga menyasar kantor rumah produksi Hive Media Corp.

Demonstrasi bahkan digelar di depan markas pusat waralaba Burger King di Seoul untuk mendesak pemutusan kerja sama komersial.

Pihak Burger King membenarkan pembatalan kontrak iklan pendek dengan Yoo, namun menegaskan langkah itu murni alasan bisnis dan tidak berkaitan dengan kontroversi film.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru