unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Anne Carson Peraih Nobel Sastra 2026, Perempuan Ke-19 dalam Sejarah
Hiburan

Anne Carson Peraih Nobel Sastra 2026, Perempuan Ke-19 dalam Sejarah

Penyair Anne Carson peraih Nobel Sastra 2026
Anne Carson Peraih Nobel Sastra 2026, Perempuan Ke-19 dalam Sejarah
A A Ukuran Teks16px

Anne Carson resmi dinobatkan sebagai peraih Nobel Sastra 2026. Akademi Swedia mengumumkan penghargaan bergengsi itu di Stockholm pada Kamis (8/10).

Sastrawan berusia 76 tahun tersebut berhak atas hadiah uang tunai 12 juta krona Swedia atau setara US$1,2 juta.

Komite Nobel menilai Carson berhasil menciptakan bentuk-bentuk baru dalam literatur kontemporer. Penilaian itu merujuk pada dialog segar dan jenaka dengan tradisi klasik.

Karya yang Meleburkan Batas Sastra

Karya-karya Carson dikenal unik karena kerap meleburkan batasan antara puisi, prosa, dan esai. Dunia kuno dan era modern hidup berdampingan dalam tulisan-tulisannya.

Ketua Komite Nobel Sastra Anders Olsson menyebut hampir seluruh produksi literatur Carson berpusat pada persilangan obsesi filolog terhadap kata-kata dan hasrat penyair mencari makna baru.

Nama Carson melejit lewat Autobiography of Red (1998), novel berpuisi yang menafsirkan ulang mitos Yunani kuno tentang Heracles dan Geryon ke dalam kisah modern yang sentimentil.

Karya ikonis lainnya mencakup The Beauty of the Husband (2001) yang mengantarkannya menjadi perempuan pertama peraih T. S.

Eliot Prize. Ada pula Nox (2010), karya eksperimental berbentuk lipatan akordeon dalam kotak yang didedikasikan untuk mendiang saudaranya, Michael.

Meskipun mengawali karier sebagai akademisi sastra klasik di berbagai universitas di AS dan Kanada, Carson terbilang terlambat menerbitkan karya komersial.

Buku puisi perdananya, Short Talks, baru meluncur saat ia berusia 42 tahun.

Kemenangan ini menjadikan Carson sebagai perempuan ke-19 dari total 122 individu yang pernah menerima Nobel Sastra sepanjang sejarah.

Menurut Olsson, keberanian Carson menembus batas seni lain seperti teater, koreografi, hingga opera memperlihatkan kebebasan berekspresi yang berpengaruh besar bagi lanskap seni dan literatur internasional sejak era 1990-an.

Saat kabar itu disampaikan via telepon, Sekretaris Tetap Akademi Swedia Ingrid Carlberg mengungkapkan Carson sedang berada di Islandia sambil mendengarkan hembusan angin.

"Dia terkejut tetapi sangat gembira—saya bisa mendengarnya dari nada suaranya," kata Carlberg.

Pengumuman Nobel Sastra ini melengkapi rangkaian penghargaan pekan ini setelah kategori Kedokteran, Fisika, dan Kimia.

Peraih Nobel Perdamaian dijadwalkan diumumkan pada Jumat (9/10), disusul pemenang bidang Ekonomi pada 12 Oktober mendatang.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru