Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan negaranya tidak akan melancarkan serangan terhadap Iran sebelum pemilihan kongres paruh waktu pada November.
Pernyataan itu disampaikan Trump melalui unggahan di Truth Social pada Kamis, seperti dikutip kantor berita Reuters.
Trump mengklaim Amerika Serikat tengah menjalani diskusi yang produktif dengan Republik Islam Iran.
Meski demikian, ia menegaskan blokade Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran masih berlaku.
Menurut Trump, minyak tetap mengalir melalui Selat Hormuz.
Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan paruh waktu yang dijadwalkan pada 3 November.
Diskusi dan Blokade
Pernyataan Trump muncul di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara Washington dan Teheran.
Ia tidak merinci bentuk diskusi produktif yang dimaksud, namun menekankan bahwa kebijakan blokade pelabuhan tidak dicabut.
Pernyataan ini juga menegaskan bahwa jalur pelayaran minyak di Selat Hormuz tetap terbuka.
Pemilihan kongres paruh waktu Amerika Serikat menjadi batas waktu yang disebut Trump secara eksplisit.
Trump menuliskan pernyataan itu langsung di akun Truth Social miliknya, tanpa menyebut adanya perubahan pada kebijakan tekanan terhadap Teheran.
Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap mempertahankan blokade terhadap pelabuhan Iran, sementara arus minyak melalui Selat Hormuz disebutnya masih berjalan normal.
Dengan demikian, tidak ada serangan yang akan dilancarkan sebelum pemilihan paruh waktu pada 3 November, sesuai batas waktu yang ia sebut sendiri.
Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa diskusi yang disebut produktif itu belum mengubah posisi militer Amerika Serikat terhadap Iran dalam waktu dekat.
