unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › SuperStation One Lite Rilis Tanpa SuperDock, Hemat Daya 3 Watt
Hiburan

SuperStation One Lite Rilis Tanpa SuperDock, Hemat Daya 3 Watt

Prototipe konsol retro berbasis FPGA SuperStation One Lite
A A Ukuran Teks16px

Retro Remake tengah menguji prototipe baru konsol berbasis FPGA bernama SuperStation One Lite.

Varian ini diposisikan sebagai alternatif lebih terjangkau dengan target harga sekitar Rp3,5 jutaan atau setara $200.

Angka tersebut lebih murah dibanding versi standar SuperStation One yang dibanderol sekitar Rp4,4 jutaan atau $249. Selisihnya mencapai hampir 20 persen.

Output Analog dan SuperDock Hilang

Pemangkasan harga sebesar Rp867 ribuan atau $49 dari versi reguler membawa konsekuensi teknis. Retro Remake menghilangkan seluruh jajaran port output video analog pada prototipe Lite.

Versi standar SuperStation One menyertakan port HDMI bersama port analog seperti VGA, DIN10, komposit RCA, dan komponen.

Port analog itu memungkinkan pengguna menghubungkan konsol ke televisi CRT klasik untuk nuansa visual era 1990-an.

Prototipe Lite sepenuhnya mengandalkan sambungan HDMI tunggal. Artinya, pengguna hanya bisa menghubungkannya ke monitor atau TV modern.

Selain port analog, slot ekspansi IO untuk SuperDock juga ditanggalkan. Pada model standar, aksesori SuperDock berfungsi memberi dukungan pembaca cakram fisik CD-ROM serta tambahan port input-output.

Tanpa antarmuka tersebut, SuperStation One Lite hanya beroperasi sebagai sistem berbasis file digital atau ROM. Tidak ada opsi pembaca media fisik.

Efisiensi Daya dan Sirkulasi Udara

Meski kehilangan sejumlah fitur antarmuka, prototipe SuperStation One Lite mencatat peningkatan efisiensi daya. Konsumsi listriknya berkurang sekitar 2 hingga 3 Watt dibandingkan versi standar.

Penurunan konsumsi daya itu cukup berarti bagi perangkat keras berbasis FPGA. Cip tersebut bekerja secara presisi meniru sirkuit prosesor konsol klasik.

Perancang perangkat keras Taki Udon mengungkapkan bahwa desain sasis transparan pada prototipe ini memberikan aliran udara yang sangat optimal.

Suhu operasional yang terjaga dingin membantu menjaga kestabilan kinerja cip FPGA saat menjalankan emulasi tingkat perangkat keras dalam jangka waktu lama.

Perubahan ini menjadikan prototipe Lite bukan sekadar pembaruan estetika cangkang luar. Perancangan tersebut membuktikan bagaimana penyederhanaan sirkuit dapat menghasilkan sistem yang lebih dingin dan efisien.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru