unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Jhonlin Baratama Naikkan Target Akuisisi Saham BYAN, JARR dan PGUN Digadaikan ke Bank Mandiri
News

Jhonlin Baratama Naikkan Target Akuisisi Saham BYAN, JARR dan PGUN Digadaikan ke Bank Mandiri

Ilustrasi pergerakan saham dan aksi korporasi akuisisi BYAN
Jhonlin Baratama Naikkan Target Akuisisi Saham BYAN, JARR dan PGUN Digadaikan ke Bank Mandiri
A A Ukuran Teks16px

PT Jhonlin Baratama menambah target saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang akan diakuisisi menjadi 10.084.088.370 saham.

Jumlah itu setara dengan sekitar 30,25% kepemilikan perusahaan. Saham objek akuisisi berasal dari Low Tuck Kwong dan Elaine Low.

Informasi penambahan jumlah saham tersebut tercantum dalam pemberitaan dan keterbukaan informasi BEI.

Di pasar negosiasi pada 7 Oktober 2026, saham BYAN mencatat transaksi 10,08 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp2.588 per saham.

Nilai keseluruhan transaksi mencapai sekitar Rp26,10 triliun. Angka itu sejalan dengan rencana akuisisi yang telah diumumkan sebelumnya.

Meski demikian, kesesuaian nilai transaksi tidak dengan sendirinya membuktikan fasilitas kredit Bank Mandiri dipakai untuk membayar pembelian saham BYAN.

Saham JARR dan PGUN Digadaikan ke Bank Mandiri

Rencana pengambilalihan saham BYAN berlangsung beriringan dengan pengagunan saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Pengagunan saham berlangsung pada 30 September 2026. Sejumlah pemegang saham menjadikan seluruh atau sebagian kepemilikan mereka sebagai jaminan fasilitas kredit untuk perusahaan afiliasi.

Penjaminan melibatkan PT Eshan Agro Sentosa, PT Araya Agro Lestari, PT Baramega Citra Mulia Persada, dan PT Citra Agro Raya.

Eshan menjaminkan 7.997.556.204 saham atau seluruh kepemilikannya di JARR.

Araya Agro Lestari menjaminkan 2.205.667.896 saham atau seluruh kepemilikannya di PGUN.

Baramega Citra Mulia Persada menjaminkan 900.000.250 saham, sedangkan Citra Agro Raya menjaminkan sekitar 2,19 miliar saham.

Data itu menunjukkan penjaminan mencakup saham dari dua emiten, yakni JARR dan PGUN.

Pihak yang menyerahkan saham sebagai jaminan merupakan pemegang saham perusahaan terkait, sedangkan fasilitas kredit ditujukan kepada perusahaan afiliasi.

Namun, keterkaitan langsung antara penjaminan saham dan pendanaan akuisisi belum dikonfirmasi secara resmi.

Membedakan Agunan Saham dan Sumber Dana Akuisisi

Pengagunan saham JARR dan PGUN serta rencana akuisisi BYAN merupakan dua aksi korporasi yang perlu dinilai berdasarkan informasi masing-masing.

Kedekatan waktu pelaksanaan keduanya belum cukup untuk memastikan adanya hubungan pendanaan secara langsung.

Berdasarkan laporan yang dirujuk, saham JARR dan PGUN dijaminkan sebagai agunan fasilitas kredit yang diperoleh perusahaan afiliasi.

Belum ada konfirmasi resmi bahwa kredit dari Bank Mandiri tersebut menjadi sumber dana pembelian saham BYAN.

Karena itu, investor perlu membedakan tiga hal: penjaminan saham oleh pemegang saham JARR dan PGUN, peningkatan target akuisisi BYAN oleh Jhonlin Baratama, serta sumber dana transaksi akuisisi.

Pemisahan ketiga aspek itu penting agar pengagunan saham tidak langsung ditafsirkan sebagai bukti kredit dialokasikan khusus untuk pengambilalihan BYAN.

Pengagunan saham adalah tindakan menjadikan saham sebagai jaminan untuk memperoleh atau menjamin fasilitas kredit.

Sementara itu, repo adalah transaksi penjualan efek yang disertai kesepakatan membeli kembali efek tersebut pada waktu dan harga yang telah ditentukan.

Dengan demikian, pengagunan saham dan repo memiliki karakter transaksi yang berbeda.

Pengagunan saham tidak dengan sendirinya menunjukkan perubahan kepemilikan saham sebagaimana dalam transaksi jual-beli efek.

Untuk memastikan apakah fasilitas kredit Bank Mandiri berkaitan langsung dengan akuisisi BYAN, investor masih memerlukan penjelasan resmi mengenai fasilitas kredit tersebut dan penggunaannya.

Tanpa konfirmasi itu, hubungan antara pengagunan saham JARR dan PGUN dengan pembiayaan akuisisi belum dapat dipastikan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru