Enzo Maresca menyatakan keyakinannya bahwa Manchester City akan memenangkan banding atas putusan pelanggaran finansial Premier League.
Keyakinan itu disampaikan dalam konferensi pers pada Jumat (9/10/2026) menjelang pertandingan melawan Liverpool di Stadion Anfield.
Komisi independen sebelumnya menyatakan Manchester City bersalah atas sebagian besar dari 115 dakwaan pelanggaran aturan finansial.
Dakwaan tersebut berkaitan dengan periode musim 2009-2010 hingga 2017-2018.
Menurut laporan, persoalan yang diperiksa mencakup kontrak yang dinilai palsu dan laporan keuangan yang menyesatkan.
Dugaan skema penyamaran pendanaan rahasia itu bernilai lebih dari 830 juta pound atau sekitar Rp 19,68 triliun.
Maresca menyebut kepercayaannya kepada pemilik dan jajaran manajemen sebagai salah satu alasan dirinya bergabung dengan Manchester City.
Ia menegaskan hubungan internal klub tetap didasari rasa saling percaya setelah persoalan tersebut dibicarakan bersama.
"Alasan saya bergabung dengan klub ini adalah karena saya sepenuhnya percaya, 100 persen, kepada pemilik, CEO, direktur olahraga, dan seluruh organisasi," ujar Maresca.
"Jadi saya tidak ragu tentang hal itu," lanjutnya.
Pelatih asal Italia itu mengatakan dirinya telah membahas persoalan tersebut dengan pihak klub.
Ia juga mengungkapkan keyakinan bahwa proses banding dapat memberikan hasil yang diharapkan Manchester City.
"Saya sudah berbicara dengan klub.
Kami semua saling percaya, dan mungkin saat yang tepat untuk membicarakan hal itu adalah ketika kami akan memenangkan banding ini," ujar Maresca.
Maresca juga menolak anggapan bahwa gelar juara Manchester City kehilangan nilainya akibat putusan tersebut.
Ia menilai para pemain perlu memusatkan perhatian pada aspek permainan yang berada dalam kendali mereka.
"Bagi saya, para pemain, kami hanya bisa mengendalikan sisi lapangan, sisi sepak bola. Jadi kami fokus pada itu," kata Maresca.
"Inilah yang bisa kami lakukan dan yang bisa kami kendalikan," tambahnya.
Manchester City dijadwalkan menghadapi Liverpool di Stadion Anfield, Liverpool, pada Minggu (11/10/2026), pukul 22.30 WIB.
Maresca mengakui pertandingan tersebut berpotensi berlangsung dalam atmosfer yang lebih intens.
Namun ia menganggap laga besar sebagai bagian dari tantangan pekerjaannya.
Pelatih berusia 46 tahun itu mengatakan kekhawatiran terhadap pertandingan merupakan hal yang wajar, terlepas dari lawan yang dihadapi.
Ia menyebut persiapan menghadapi setiap pertandingan liga tetap menjadi perhatian utamanya.
"Saya selalu khawatir, bukan hanya tentang Liverpool, saya juga akan khawatir tentang Ipswich di pertandingan liga berikutnya," ujar Maresca.
Ia juga menilai atmosfer di Anfield dapat menambah intensitas pertandingan.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengubah kesiapannya menghadapi laga penting tersebut.
"Saya tahu Anfield adalah lapangan yang bagus, mungkin akan lebih panas lagi karena atmosfernya, tetapi alasan saya memutuskan untuk menjadi manajer adalah untuk jenis pertandingan seperti ini," kata Maresca.
Dalam konferensi pers yang sama, Maresca memastikan Erling Haaland siap bermain melawan Liverpool setelah menjalani jeda internasional bersama tim nasional Norwegia.
Kesiapan penyerang tersebut menjadi bagian dari persiapan Manchester City menghadapi pertandingan di Anfield.
Maresca mengawali kiprahnya sebagai pelatih Manchester City dengan meraih kemenangan dalam lima pertandingan pertamanya di Premier League.
Ia berpeluang memperpanjang catatan tersebut menjadi enam kemenangan beruntun apabila timnya mampu mengalahkan Liverpool pada Minggu.
